Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Setujui Sanksi Baru atas Rusia


Presiden Dewan Eropa Herman van Rompuy mengatakan Uni Eropa akan segera memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia (foto: dok).

Presiden Dewan Eropa Herman van Rompuy mengatakan Uni Eropa akan segera memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia (foto: dok).

Sanksi-sanksi diberlakukan terhadap beberapa perusahaan minyak milik pemerintah Rusia, serta sejumlah unit dari perusahaan gas alam raksasa Gazprom.

Para pejabat Uni Eropa hari Senin (8/9) telah menyetujui lebih banyak sanksi terhadap Rusia, tetapi akan menunda pemberlakuan sanksi-sanksi tersebut hingga selesai melakukan penilaian terhadap gencatan senjata antara pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia.

Sanksi-sanksi baru diberlakukan terhadap beberapa perusahaan minyak milik pemerintah Rusia, Rosneft dan Transnet, sejumlah unit bagian dari perusahaan gas alam raksasa Gazprom dan sejumlah pejabat pemerintah Rusia.

Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy mengatakan sanksi-sanksi itu akan diberlakukan dalam beberapa hari mendatang, tetapi bisa dikaji ulang tergantung pada situasi di Ukraina.

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengancam untuk akan membatasi penggunaan wilayah udara Rusia jika sanksi-sanksi baru itu diberlakukan. Suratkabar Rusia ‘Vedomosti’ mengutip Medvedev yang mengatakan beberapa maskapai penerbangan Barat bisa bangkrut jika tidak diijinkan terbang melintasi Rusia.

Ukraina dan NATO menuduh Rusia memberi bantuan langsung kepada para separatis. Rusia membantah telah mempersenjatai separatis Ukraina atau mengirim pasukan, meski banyak bukti tentang hal itu.

XS
SM
MD
LG