Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Kritik Rusia soal Kesepakatan Dagang Ukraina


Ketua Uni Eropa Herman van Rompuy berharap Ukraina tetap akan menandatangani kesepakatan dengan Uni Eropa (foto: dok).

Ketua Uni Eropa Herman van Rompuy berharap Ukraina tetap akan menandatangani kesepakatan dengan Uni Eropa (foto: dok).

Uni Eropa hari Jumat (28/11) mengritik Rusia karena mendesak Ukraina agar menolak kesepakatan perdagangan bebas bersejarah dengan Uni Eropa.

Uni Eropa mengritik Rusia karena mendesak Ukraina agar menolak kesepakatan perdagangan bebas bersejarah dengan Uni Eropa, demi memperkuat hubungan dengan Moskow. Para pemimpin Uni Eropa menyampaikan rasa frustrasi terhadap Rusia hari Jumat, hari terakhir KTT dua hari Uni Eropa di ibukota Lithuania, Vilnius.

Ketua Uni Eropa Herman van Rompuy mengatakan ia berharap blok Uni Eropa dan Ukraina akan menandatangani kesepakatan itu "pada waktunya." Ia mengatakan akan ada dialog berkelangsungan dengan Kyiv membahas kesepakatan memperluas zona perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Ukraina.

KTT itu diharapkan menandai penandatanganan kesepakatan itu. Tetapi Presiden Ukraina Viktor Yanukovych menolak menandatanganinya. Kepada KTT itu, Yanukovych mengatakan Ukraina membutuhkan dukungan ekonomi dan keuangan dari Uni Eropa sebelum Kyiv bisa menandatangani kesepakatan perdagangan tersebut.

Meski ada tekanan berat dari Rusia, dua negara bekas Uni Soviet lainnya: Georgia dan Moldova, menandatangani kesepakatan politik dan dan perdagangan dengan Uni Eropa pada KTT di Vilnius itu. Pekan lalu, Yanukovych menangguhkan kemungkinan kesepakatan perdagangan apa saja dengan Uni Eropa demi meningkatkan hubungan dengan Rusia.

Keputusan itu menuai protes massa di Ukraina selama seminggu terakhir oleh demonstran pro-Uni Eropa yang mendesak Ukraina agar masuk ke kesepakatan itu. Protes berlanjut hari Jumat di Kyiv, dengan demonstran menuntut Yanukovych mengundurkan diri.

Rusia membantah melakukan tekanan politik dan ekonomi terhadap Ukraina untuk menunda penandatanganan itu.
XS
SM
MD
LG