Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Kenakan Sanksi Baru Terhadap Rusia


Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy (Foto: dok).

Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy (Foto: dok).

Sanksi baru Uni Eropa mulai berlaku hari Jumat (12/9) selain menargetkan perusahaan minyak dan pertahanan Rusia, juga diberlakukan terhadap individu, termasuk tokoh-tokoh Rusia dan pemberontak Ukraina.

Uni Eropa telah memberlakukan seperangkat baru sanksi ekonomi terhadap Rusia karena tindakan negara itu di Ukraina. Sanksi baru tersebut mulai berlaku hari Jumat (12/9) dan menargetkan perusahaan minyak dan pertahanan Rusia. Sanksi terbaru Uni Eropa itu juga diberlakukan terhadap individu, termasuk tokoh-tokoh Rusia dan pemberontak Ukraina.

Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy mengatakan sanksi itu dapat diubah, ditangguhkan atau dicabut, semua atau sebagian, setelah peninjauan kembali gencatan senjata di Ukraina pada akhir September.

Rusia mengatakan pihaknya akan membalas sanksi baru itu segera, tapi tidak mengumumkan rinciannya. Dalam beberapa hari terakhir, para pejabat Rusia telah mengancam untuk melarang maskapai penerbangan Amerika memasuki wilayah udara Rusia - langkah yang bisa memaksa penerbangan yang panjang dan mahal ke Asia Timur.

Pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pekan lalu menyetujui sanksi baru itu, tapi ditunda pelaksanaannya untuk mengamati apakah gencatan senjata antara pasukan pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia akan bertahan.

Konflik militer antara pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia di Ukraina timur telah berkecamuk sejak pertengahan April, yang menjatuhkan ribuan korban jiwa. Ukraina dan Barat telah menuduh Rusia memberi senjata dan tentara kepada pemberontak.

Moskow telah berulang kali membantah mengirim pasukan dan senjata untuk membantu pemberontakan separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

XS
SM
MD
LG