Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Ingin Mulai Lagi Perundingan Palestina-Israel


Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif saat mengumumkan tercapainya kesepakatan nuklir Iran pekan lalu.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif saat mengumumkan tercapainya kesepakatan nuklir Iran pekan lalu.

Diplomat tertinggi Uni Eropa sedang mencari formula baru untuk memulihkan perundingan perdamaian yang macet antara Israel dan Palestina.

Federica Mogherini, yang memimpin negosiasi nuklir Iran, mengatakan sedang mengupayakan pembentukan semacam “kelompok pendukung internasional.” Kelompok yang dimaksud Mogherini, akan menindaklanjuti model kuartet saat ini yang melibatkan Uni Eropa, Amerika, Rusia dan PBB.

Berbicara hari Senin seusai pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa, Mogherini mengatakan dunia internasional tidak bisa membiarkan saja status quo saat ini.

Ia mengatakan gagasan membentuk kelompok semacam itu pantas dijajaki. Jika terealisasi, itu akan menjadi pertama kalinya perundingan perdamaian di Timur Tengah melibatkan pihak baru.

Lewat sebuah pernyataan, para menteri luar negeri Uni Eropa juga menegaskan dukungan untuk berdirinya negara Palestina yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel. Mereka mengatakan solusi dua negara adalah satu-satunya pilihan.

Konflik Israel-Palestina semakin penting untuk diselesaikan ditengah meluasnya radikalisasi saat ini di kawasan itu, lanjut pernyataan itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG