Tautan-tautan Akses

Uni Eropa akan Jatuhkan Sanksi Tambahan bagi Libya


Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherin Ashton. Uni Eropa akan menyetujui sanksi-sanksi baru bagi Libya, Jumat.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherin Ashton. Uni Eropa akan menyetujui sanksi-sanksi baru bagi Libya, Jumat.

Sanksi-sanksi baru akan menargetkan Otorita Investasi Libya dan lembaga-lembaga keuangan Libya lainnya.

Libya akan mendapat sanksi tambahan dari Uni Eropa. Demikian menurut para pejabat organisasi tersebut, yang mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut akan menargetkan Otorita Investasi Libya dan lembaga-lembaga keuangan lain yang terkait dengan pemerintahan Moammar Gadhafi.

Para diplomat mengatakan bahwa Uni Eropa diperkirakan akan secara resmi menyetujui sanksi-sanksi baru tersebut pada hari Jumat.

Di bulan Februari, kelompok 27 negara mengumumkan sanksi-sanksi terhadap Libya termasuk, di antaranya, embargo senjata, pembekuan aset-aset dan larangan pemberian visa terhadap para pejabat tinggi Libya.

Sementara itu, diplomat Uni Eropa mengatakan, Selasa, para pejabat Kementerian Luar Negeri Libya telah meminta penyelidikan PBB terhadap tuduhan kekerasan dan pelanggaran HAM di negaranya

Juga pada hari Selasa, dua anggota Dewan Nasional Libya yang beroposisi memberi keterangan singkat kepada anggota parlemen Eropa mengenai gejolak di negara mereka. Kedua wakil, Mahmoud Jebril dan Ali al-Esawi dari Dewan Provinsi di Benghazi bertemu dengan Alliance of Liberals dan Democrats for Europe, blok suara liberal yang besar di parlemen Eropa. Uni Eropa juga mengadakan konferensi khusus mengenai Libya, Jumat.

Liga Arab mengumumkan, Selasa, akan mengadakan pertemuan darurat di Kairo, Sabtu, untuk membicarakan perkembangan di Libya.

XS
SM
MD
LG