Tautan-tautan Akses

Uni Emirat Arab Berlakukan Wajib Militer


Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab (UEA) telah memberlakukan undang-undang yang mengharuskan warga pria dewasa muda menjalani wajib militer.

Langkah ini dimaksudkan meresmikan usulan yang ditetapkan sebelumnya tahun ini untuk memperkokoh angkatan bersenjata federasi Teluk yang bersekutu dengan Amerika.

Kantor berita pemerintah UEA mengumumkan kebijakan itu, Sabtu, dengan mengatakan bahwa undang-undang itu dimasukkan untuk menanamkan nilai-nilai kesetiaan dan pengorbanan warga bagi negara.

Undang-undang itu mengharuskan pria lulusan SMA yang berusia 18 hingga 30 tahun mengabdi selama sembilan bulan. Mereka yang tidak memiliki ijazah SMA harus mengabdi selama dua tahun. Sementara itu dinas militer bagi perempuan bersifat sukarela.

Negara federasi tujuh emirat yang dibentuk pada 1971 setelah puluhan tahun dalam perlindungan Inggris, tidak tersentuh kerusuhan politik yang membakar banyak wilayah di Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

UEA memiliki hubungan budaya dan sejarah yang telah berlangsung lama dengan Iran. Meski demikian, banyak pengamat menilai, negara itu khawatir dengan kekuatan negara tetangganya itu, yang sesumbar memiliki militer yang semakin besar dan memiliki cadangan misil yang bisa dengan mudah menjangkau UEA. Apalagi kedua negara sama-sama mengklaim memiliki kedaulatan di tiga pulau di Teluk Persia yang kini diduduki Iran.
XS
SM
MD
LG