Tautan-tautan Akses

Uni Afrika: Mahkamah Internasional Bias terhadap Afrika


Menteri Luar Negeri Ethiopia Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan pidato pada pertemuan Uni Afrika hari Jumat (11/10).

Menteri Luar Negeri Ethiopia Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan pidato pada pertemuan Uni Afrika hari Jumat (11/10).

Para pemimpin Uni Afrika bertemu di Ethiopia untuk membahas Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) di Den Haag, yang dinilai beberapa negara itu bias terhadap negara-negara Afrika.

Menteri Luar Negeri Ethiopia Tedros Adhanom Ghebreyesus hari Jumat (11/10) memberitahu ke-54 negara anggota Uni Afrika, ICC telah menjadi alat politik yang secara tidak adil menarget Afrika.

Hari Kamis, Menteri Kehakiman Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, menuduh ICC mempermalukan para pemimpin Afrika sementara lambat dalam mengadili para pemimpin Barat.

Kecaman-kecaman itu disampaikan sementara pengadilan yang bermarkas di Den Haag, Belanda, itu mempersiapkan sidang November nanti terhadap Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

Kenyatta dan wakilnya, William Ruto, menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan karena diduga mengorganisasi kekerasan pasca pemilu tahun 2007 dan 2008.

Hari Kamis, pengacara Kenyatta meminta kasus itu dibatalkan, mengutip dugaan pelanggaran yang mencakup intimidasi saksi.

Parlemen Kenya melakukan pemungutan suara bulan lalu untuk menarik diri dari yurisdiksi ICC. Namun, Menteri Luar Negeri Amina Mohamed menyatakan Kenya tidak akan melobi bagi penarikan massal dari ICC pada KTT Uni Afrika mendatang.
XS
SM
MD
LG