Tautan-tautan Akses

Ukraina Timur Tenang Usai Pengumuman Gencatan Senjata


Tentara separatis pro-Rusia di sebuah pos pemeriksaan di luar kota Donetsk (6/9). (Reuters/Maxim Shemetov)

Tentara separatis pro-Rusia di sebuah pos pemeriksaan di luar kota Donetsk (6/9). (Reuters/Maxim Shemetov)

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan ia berbicara lewat telpon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan keduanya sepakat gencatan itu secara umum dipatuhi.

Gencatan senjata pada Sabtu (6/9)secara umum tampak dipatuhi pasukan pemerintah dan separatis pro-Rusia di Ukraina timur, sehingga meningkatkan prospek paling tidak jeda sementara dalam konflik yang telah berlangsung lima bulan itu.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Sabtu mengatakan ia berbicara lewat telpon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan keduanya sepakat gencatan itu secara umum dipatuhi.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ukraina Andriy Lysenko mengatakan kepada para wartawan bahwa negaranya siap bertukar tawanan perang dengan kelompok separatis secepat mungkin.

Di kota Donetsk, yang menjadi pusat pertempuran, sejumlah bentrokan dilaporkan terjadi oleh kedua pihak. Komite Palang Merah Internasional menulis pesan di Twitter bahwa truk-truk bantuannya yang hendak menuju Lugansk terpaksa berbalik arah akibat baku tembak.

Juga Sabtu, Rusia bertekad akan bereaksi jika Uni Eropa menerapkan putaran sanksi baru atas negara itu yang direncanakan berlaku Senin. Sejumlah sanksi telah dijatuhkan Uni Eropa guna menekan Rusia agar mengakhiri dukungannya bagi separatis di negara bekas Uni Soviet itu.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam pernyataan bahwa “tidak diragukan akan ada tanggapan dari pihak kami” jika sanksi-sanksi baru diberlakukan. Pernyataan itu tidak menyebutkan reaksi yang mungkin diambil.

XS
SM
MD
LG