Tautan-tautan Akses

Ukraina Kembali Tuduh Pemberontak Lakukan Serangan


Pejuang Batalion Azov Battalion bersiap menembakkan senjata anti-tank di kota Shyrokyne, Ukraina timur (23/3). (AP/Mstyslav Chernov)

Pejuang Batalion Azov Battalion bersiap menembakkan senjata anti-tank di kota Shyrokyne, Ukraina timur (23/3). (AP/Mstyslav Chernov)

Para pejabat NATO dan pemantau Eropa telah mengukuhkan pertempuran yang berlanjut itu.

Ukraina kembali menuduh separatis pro-Rusia melanggar persetujuan gencatan senjata yang ditandatangani kedua pihak bulan lalu, dengan mengatakan pemberontak menembakkan roket dan artileri ke posisi militer Ukraina di Ukraina timur.

Juru bicara militer Ukraina Andriy Lysenko, Senin (23/3), mengatakan enam tentara luka-luka dalam pertempuran selama 24 jam sebelumnya. Ia mengatakan misil Grad menyerang kedudukan pemerintah dekat desa Orikhove, dan tembakan mortir menyerang tempat di dekatnya.

Para pejabat NATO dan pemantau Eropa telah mengukuhkan pertempuran yang berlanjut itu, dan pimpinan Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa, Ivica Dacic, menyebut kekerasan baru itu – yang sangat dekat kota pelabuhan Ukraina, Mariupol – “tidak dapat diterima.”

Sementara itu, seorang pejabat militer NATO menyebut pengalihan lintas perbatasan lebih dari 1000 pucuk senjata berat Rusia ke daerah Ukraina dalam beberapa minggu ini.

XS
SM
MD
LG