Tautan-tautan Akses

Ukraina dan Pemberontak Saling Tuduh Terkait Serangan Mortir Mematikan di Donetsk


Seorang pria berjalan di jalan yang dikuasai oleh pemberontak di Donetsk, Ukraina, 18 Juli 2015.

Seorang pria berjalan di jalan yang dikuasai oleh pemberontak di Donetsk, Ukraina, 18 Juli 2015.

Militer Ukraina dan pemberontak pro-Rusia saling tuduh terkait serangan mortir di daerah pemukiman di dalam dan di sekitar kota Donetsk yang hancur porak-poranda dikuasai pemberontak, setelah polisi hari Minggu (19/7) melaporkan sedikitnya empat warga sipil tewas dalam 24 jam terakhir.

Para pejabat militer Ukraina mengatakan mereka menyaksikan para pemberontak menembakkan rudal-rudal ke arah pusat kota dan kemudian mengarahkan tembakan senjata ke arah tentara Ukraina yang bersembunyi di dekatnya. Juru bicara Serhiy Halushko juga mengatakan tentara menyadap komunikasi pemberontak separatis yang menunjukkan mereka berencana melakukan serangan mortir ke kota itu.

Pejabat senior pemberontak Eduard Basurin mengatakan kepada kantor berita Reuters ia tidak punya penjelasan terkait penembakan, yang menurut para analis adalah terberat di pusat kota itu sejak gencatan senjata yang rapuh diumumkan bulan Februari. "Apakah Anda yakin kami menyerang diri sendiri?" tanyanya.

PBB mengatakan lebih dari 6.400 orang tewas dalam konflik itu sejak separatis melancarkan pemberontakan di Ukraina timur yang berbahasa Rusia pada bulan April 2014. (zb/al)

XS
SM
MD
LG