Tautan-tautan Akses

Ukraina dan Pemberontak Mulai Kembali Perundingan Perdamaian


Suasana sidang parlemen Ukraina (Foto: dok).

Suasana sidang parlemen Ukraina (Foto: dok).

Parlemen Ukraina menggusarkan Rusia dengan melakukan pemungutan suara yang hasilnya berselisih besar, mencabut sebuah undang-undang yang mengarahkan negeri itu untuk bersikap netral dan tidak memihak, Selasa (23/12).

Pemerintah Ukraina dijadwalkan bertemu dengan pemberontak pro-Rusia, hari Rabu (24/12), untuk melakukan perundingan baru, yang ditujukan untuk mengakhiri perang saudara di bagian timur negara itu.

Perundingan di Belarus tersebut akan mengikutsertakan wakil-wakil dari Ukraina, pemberontak di sebelah timur, Rusia, dan Organisasi bagi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE).

Seorang wakil OSCE, yang mengatur perundingan tersebut, mengatakan, agenda akan mencakup bagaimana memperkuat gencatan senjata yang dicapai bulan September lalu, yang untuk sementara ini telah meredakan perang.

Penarikan mundur tentara dan senjata berat, pertukaran tawanan, dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Ukraina timur juga diduga akan dibahas.

Hari Selasa (23/12), parlemen Ukraina menggusarkan Rusia dengan melakukan pemungutan suara yang hasilnya berselisih besar, mencabut sebuah undang-undang yang mengarahkan negeri itu untuk bersikap netral dan tidak memihak.

Pemungutan suara 303 banding delapan itu, mencerminkan sikap Kyiv yang kian keras terhadap Rusia, dan membuka jalan bagi Ukraina untuk mengupayakan hubungan militer lebih erat dan strategis dengan negara-negara Barat.

XS
SM
MD
LG