Tautan-tautan Akses

Uganda Hentikan Pencarian Korban Tanah Longsor


Warga di Desa Nalenda, Uganda berkumpul di sebuah rumah yang hancur akibat bencana tanah longsor di kawasan timur Gunung Elgon (26/6).

Warga di Desa Nalenda, Uganda berkumpul di sebuah rumah yang hancur akibat bencana tanah longsor di kawasan timur Gunung Elgon (26/6).

Tanah longsor di kawasan timur Gunung Elgon, Uganda yang dipicu oleh hujan lebat selama berhari-hari menewaskan sedikitnya 18 orang.

Meskipun sejumlah orang masih dinyatakan hilang, pihak berwenang Uganda telah menghentikan pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda kawasan timur Gunung Elgon hari Senin yang menewaskan sekurangnya 18 orang.

Menteri Penanganan Bencana Uganda, Stephen Malinga mengatakan “tidak ada harapan untuk menemukan korban lainnya”

Ia mengatakan tim bantuan bersama tentara Uganda kini memusatkan perhatian pada pencarian mayat dan menyediakan bantuan bagi 200 lebih orang yang kehilangan tempat tinggal karena bencana itu.

Tanah longsor di kawasan pegunungan itu yang khususnya rentan terhadap bencana semacam dipicu oleh hujan lebat selama berhari-hari. Bencana serupa menewaskan sekitar 365 orang tahun 2010.

Pemerintah Uganda memperingatkan kemungkinan lebih banyak kawasan terimbas jika hujan terus berlangsung.

Malinga mengatakan penduduk menyaksikan tanah longsor dan mendengar suara keras Minggu malam tapi tidak melaporkan tanda-tanda peringatan itu kepada pihak berwenang.

Issa Aliga wartawan Daily Monitor di Uganda mengatakan kepada VOA bahwa penduduk desa menolak upaya pemerintah untuk memindahkan mereka setelah bencana tahun 2010

Dokter Mary Goretti Kitutu dari kantor urusan lingkungan mengatakan tanah liat di kawasan Gunung Elgon menyerap air setelah hujan sehingga menciptakan kondisi ideal terjadinya tanah longsor.

Katanya jumlah penduduk yang padat ikut merusak tanah karena penduduk menebangi hutan di lereng bukit untuk kayu bakar dan pertanian. Kitutu menambahkan bahwa “tanpa sistem akar yang rumit untuk menahan tanah di tempatnya, tanah longsor tidak terelakkan.
XS
SM
MD
LG