Tautan-tautan Akses

Uber Rugi $1,2 Miliar Lebih pada Semester Pertama 2016


Seorang pengemudi layanan taksi Uber di Nairobi, Kenya (foto: ilustrasi).

Seorang pengemudi layanan taksi Uber di Nairobi, Kenya (foto: ilustrasi).

Layanan taksi Uber menderita kerugian 520 juta dolar pada kuartal pertama 2016 dan kembali rugi 750 juta dolar pada kuartal kedua 2016.

Perusahaan layanan taksi Uber Technologies Inc. bukan perusahaan perseroan, tetapi setiap tiga bulan puluhan pemilik saham melangsungkan rapat melalui telekonferensi untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang kinerja perusahaan itu dari kepala bagian keuangan Gautam Gupta.

Hari Jumat lalu (26/8) Gupta mengatakan kepada para investor bahwa kerugian Uber meningkat pada kwartal kedua ini. Bahkan di Amerika, di mana Uber meraih keuntungan pada kwartal pertama, perusahaan itu kini kembali merugi.

Pada kuartal pertama tahun ini, Uber menderita kerugian sekitar 520 juta dolar sebelum dipotong bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi atau pengurangan nilai aset – demikian menurut suber-sumber yang mengetahui masalah ini. Pada kuartal kedua, kerugian meningkat melampaui 750 juta dolar, termasuk kerugian sekitar 100 juta dolar di Amerika. Ini berarti kerugian Uber pada semester pertama tahun 2016 mencapai sedikitnya 1,27 milyar dolar.

Mengutip pernyataan sumber-sumber yang mengetahui masalah ini, Bloomberg melaporkan bahwa dalam pertemuan itu Gupta mengatakan kepada para investor, penyebab utama kerugian perusahaan itu adalah subsidi bagi supir Uber. Juru bicara Uber menolak memberi komentar.

Aswath Damodaran – pakar bisnis di New York University yang telah menulis kinerja Uber dengan skeptis di blog-nya – mengatakan “kita tidak akan menemui banyak perusahaan teknologi yang bisa menderita kerugian sedemikian cepat”.

Aswath menambahkan, “bagi perusahaan swasta yang berhasil mengumpulkan modal secepat yang dilakukan Uber merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

Penghasilan layanan taksi tumbuh sangat cepat dari kuartal pertama hingga kwartal kedua tahun ini, dari lebih 3,8 milyar dolar menjadi lebih dari 5 milyar dolar. Pendapatan bersih – berdasarkan prinsip-prinsip penghitungan umum – meningkat sekitar 18%, dari sekitar 960 juta dolar pada kuartal pertama menjadi sekitar 1,1 milyar dolar pada kuartal kedua.

Dalam rapat telekonferensi itu Uber juga mengatakan kepada para investornya akan mengubah perhitungan kontribusi UberPool pada pendapatan mereka di kuartal kedua, yang menimbulkan dampak pada peningkatan pendapatan. [em/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG