Tautan-tautan Akses

Uber Akan Bayar Peretas Untuk Cari Kelemahan Piranti Lunak


Layar ponsel dengan logo aplikasi Uber di samping lambang taksi di Frankfurt, Jerman.

Layar ponsel dengan logo aplikasi Uber di samping lambang taksi di Frankfurt, Jerman.

Peretas harus menemukan sekurangnya empat kelemahan, dan apabila ia menemukan kelemahan kelima, peretas berhak mendapat bonus tambahan.

Uber, jaringan transportasi daring yang berpusat di Amerika Serikat, mengatakan akan membayar para peretas sampai US$10 ribu untuk menemukan kelemahan-kelemahan pada piranti lunak perusahaan itu.

Setelah tahun lalu berhasil menguji program yang bisa memperbaiki hampir 100 kesalahan pemrograman, layanan taksi daring itu menyerukan kepada para peretas di seluruh dunia untuk menemukan kelemahan-kelemahan penting lainnya pada layanan langganan, jaringan dan cara pembayarannya.

Bagian pertama program itu akan dimulai 1 Mei selama 90 hari. Agar memenuhi syarat untuk mendapat hadiah itu, seorang peretas harus menemukan sekurangnya empat kelemahan, dan apabila ia menemukan kelemahan kelima, peretas berhak mendapat bonus tambahan.

Untuk membantu para peretas meneliti lebih jauh piranti lunak Uber, pakar keamanannya mempersiapkan apa yang disebut “peta harta karun ”.

Uber mengatakan program pencarian dengan hadiah itu akan memastikan piranti lunaknya mempunyai tingkat keamanan semaksimal mungkin.

“Peta harta karun” untuk para peretas bisa ditemukan pada situs resmi perusahaan itu. [my/ii]

XS
SM
MD
LG