Tautan-tautan Akses

Tweet, Foto dari Korut Muncul Berkat Jaringan 3G Baru


Foto-foto di Instagram yang dikirim oleh wartawan Associated Press dari Korea Utara.

Foto-foto di Instagram yang dikirim oleh wartawan Associated Press dari Korea Utara.

Korea Utara sekarang memiliki jaringan 3G yang memungkinkan akses Internet, tapi hanya terbatas untuk orang asing.

Sebuah tweet yang dikirim oleh wartawan kantor berita Associated Press, Senin (25/2) dari pusat kota Pyongyang menggunakan iPhone menandai sebuah tonggak sejarah untuk Korea Utara. Tweet tersebut diyakini merupakan tweet pertama yang dikirim dari telepon seluler menggunakan layanan data seluler 3G yang baru di negara tersebut.

Foto-foto dari Korea Utara kemudian menyusul muncul di media sosial setelahnya, seperti foto seorang pemandu wisata. Ini adalah hal biasa untuk media sosial, namun revolusioner untuk Korea Utara, negara dengan aturan rumit untuk membatasi aliran gambar dan informasi dari dan ke luar negara tersebut.

Aturan untuk turis yang datang ke Korea Utara sangat ketat sebelumnya. Telepon, lensa kamera panjang dan pengambilan foto tidak dapat dilakukan tanpa izin. Saat meninggalkan Korea Utara, petugas imigrasi akan memeriksa kamera para turis, untuk memastikan tidak ada foto yang tidak diinginkan.

Pada 2008, perusahaan gabungan Mesir dan Korea Utara membangun jaringan telekomunikasi 3G tapi tanpa data. Koneksi Internet dapat dilakukan dengan jaringan pita lebar di hotel untuk pengunjung internasional.

Awal minggu ini, akhirnya Internet dengan jaringan 3G untuk peralatan seluler, hanya untuk orang asing. Mereka tinggal menunjukkan paspor, mengisi formulir pendaftaran dan memberikan nomor telepon. Biayanya cukup mahal: Kartu SIM berharga US$70, dan pulsa telepon dapat mencapai $8 per menit.

Meski tidak semua warga Korea Utara memiliki telepon seluler, namun seperti juga warga negara tetangga Korea Selatan, penduduk Korea Utara menyenangi perangkat teknologi mereka. Namun mereka tidak dapat menggunakan Internet internasional (World Wide Web).

Universitas-universitas memiliki sistem Intranet yang cukup canggih, namun materi yang ada harus disetujui pemerintah. Para mahasiswa dapat saling mengirim surat elektronik, namun tidak dapat mengirimnya untuk orang di luar negeri.

Pemimpin Kim Jong Un mendorong sains dan teknologi sebagai arah kebijakan baru yang besar, dan kantor-kantor di Korea Utara mulai menggunakan laptop. Komputer tablet Samjiyon buatan Tiongkok, khusus untuk pasar Korea Utara, habis terjual.
Pada Selasa malam, mantan bintang bola basket NBA Dennis Rodman datang ke negara tersebut untuk misi olahraga, dan menulis di Twitter.

“Saya datang dengan damai. Saya cinta orang Korea Utara!” tulisnya. (AP/JEAN H. LEE)
XS
SM
MD
LG