Tautan-tautan Akses

Turki Tahan Pejabat yang akan Jual Rahasia Senjata ke Perusahaan AS


Polisi Turki melakukan penjagaan keamanan di Ankara (foto: ilustrasi). Mustafa Tanrıverdi, manajer pabrik Kırıkkale dari perusahaan Mechanical and Chemical Industry Corporation (MKE) ditangkap polisi di Ankara.

Polisi Turki melakukan penjagaan keamanan di Ankara (foto: ilustrasi). Mustafa Tanrıverdi, manajer pabrik Kırıkkale dari perusahaan Mechanical and Chemical Industry Corporation (MKE) ditangkap polisi di Ankara.

Pejabat senior perusahaan senjata milik pemerintah Turki ditangkap minggu ini ketika berusaha menjual rencana produksi senjata kepada perusahaan AS milik warga Turki.

Pihak berwenang Turki mengatakan seorang pejabat senior perusahaan senjata milik pemerintah Turki ditangkap minggu ini, ketika ia berusaha menjual rencana produksi senjata kepada perusahaan Amerika milik warga Turki.

Menurut laporan media Turki, Mustafa Tanrıverdi, manajer pabrik Kırıkkale dari perusahaan Mechanical and Chemical Industry Corporation (MKE) ditahan hari Kamis (7/4) oleh polisi yang menyamar di sebuah restoran di Ankara di mana ia hendak bertemu dengan pejabat perusahaan Amerika yang tidak disebut namanya.

Tanrıverdi ditahan atas tuduhan mata-mata, mengeksploitasi rahasia negara, dan tidak setia kepada negara, kata pejabat Turki.

MKE adalah perusahaan yang didanai negara yang memproduksi peralatan dan bahan-bahan untuk pasukan militer Turki serta sektor sipil.

Tanriverdi diduga berusaha menjual rancangan dan rencana produksi senjata mesin MP-5 yang dipatenkan Turki dan senjata infantri dalam negeri yang baru diproduksi MPT-76 masing-masing seharga 200 ribu dolar dan 300 ribu dolar.

Menurut harian Turki Hurriyet Daily News, polisi mengatakan mereka mengetahui rencana Tanriverdi karena diberi tahu penjual senjata Turki yang disebut K.K. Media Turki melaporkan Tanriverdi kemudian mengatakan kepada pihak berwenang ia tidak menjual rahasia negara tapi melakukan kesepakatan perdagangan senjata resmi.

Menurut transkrip kesaksian pengadilan yang diperoleh media Turki, Tanriverdi setelah ditangkap mengatakan “saya membuat kesalahan dalam insiden ini. Saya tahu yang saya lakukan dan menyesalinya”.

Ia bersaksi, “Saya mengenal K.K selama satu setengah tahun. Saya tahu ia melakukan perdagangan senjata secara legal dan akan membuat pabrik senjata bagi warga sipil di Amerika. Ia memberi tahu saya ia akan membuat pabrik senjata di Amerika dan ingin menggunakan pengalaman saya. Saya salah dan percaya pada apa yang dikatakannya.”

Pejabat di Kementrian Luar Negeri Turki, Kementrian Pertahanan, dan markas polisi di Ankara tidak menanggapi permintaan VOA untuk memberikan komentar terhadap masalah ini. [my/jm]

XS
SM
MD
LG