Tautan-tautan Akses

Turki Pertanyakan Perjanjian Bersejarah tentang Batas Wilayah


Presiden Truki Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam pertemuan mengenai Islam di Eurasia di Istanbul (11/10).

Presiden Truki Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam pertemuan mengenai Islam di Eurasia di Istanbul (11/10).

Erdogan menyatakan bahwa Turki diancam oleh kekuatan-kekuatan asing untuk menyerahkan wilayah luas yang tadinya menjadi bagian dari kekaisaran Ottoman.

Perseteruan semakin melebar antara Ankara dan Baghdad seputar kehadiran tentara Turki di dekat Mosul.

Pertikaian ini meletup setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mempertanyakan sebuah persetujuan berusia hampir satu abad yang menetapkan perbatasan kawasan saat ini.

Erdogan mengejutkan negaranya dan juga wilayah sekitarnya bulan lalu karena mempertanyakan Persetujuan Lausanne tahun 1923 yang menetapkan perbatasan Turki. Dia menyatakan bahwa Turki diancam oleh kekuatan-kekuatan asing untuk menyerahkan wilayah luas yang tadinya menjadi bagian dari kekaisaran Ottoman.

Erdogan memfokuskan kritiknya pada penyerahan pulau-pulau Aegean, tetapi menurut analis dia juga khawatir dengan daerah-daerah lainnya.

“Pesan ini harus dilihat sebagai sebuah sinyal terkait kebijakan Turki terhadap selatan, Suriah dan Irak,” kata Sinan Ulgen, peneliti tamu di Carnegie Eropa, Brussels.

“Saya memaknainya sebagai latar belakang bagi kebijakan yang mencoba membangun dukungan domestik untuk kehadiran jangka panjang Turki, khususnya di Suriah, dengan mengacu kepada tuduhan kesalahan sejarah.”

Pasukan Turki sekarang berada di Suriah dan Irak, tetapi khususnya kehadiran Turki di pangkalan Bashiqa, dekat Mosul, yang menjadi sumber pertikaian semakin besar dengan Baghdad. Pangkalan ini dipergunakan untuk melatih milisi Sunni yang memerangi kelompok Negara Islam (ISIS).

Hari Selasa (4/10), Erdogan mencemooh seruan Perdan Menteri Irak Haider al-Albadi atas penarikan pasukan Turki, dengan mengatakan bahwa “al-Albadi sebaiknya sadar dengan posisinya” dan “pasukan Turki tidak mengikuti perintah Albadi.”

Erdogan juga menegaskan bahwa pasukan Turki akan ikut serta dalam operasi untuk mengusir ISIS dari Mosul. [jm]

XS
SM
MD
LG