Tautan-tautan Akses

Turki Minta Maaf atas Aksi Penumpasan Demonstran


Wakil PM Turki Bulent Arinc meminta maaf atas tindakan penumpasan oleh polisi terhadap para demonstran (foto: dok).

Wakil PM Turki Bulent Arinc meminta maaf atas tindakan penumpasan oleh polisi terhadap para demonstran (foto: dok).

Wakil PM Turki telah meminta maaf atas tindakan penumpasan oleh polisi terhadap para demonstran, sementara demonstrasi anti-pemerintah berlanjut pada hari kelima, Selasa (4/6).

Wakil PM Turki, Bulent Arinc mengatakan, merupakan kekeliruan bahwa tindakan keras berlebihan digunakan terhadap orang-orang yang melakukan protes dengan tujuan melindungi lingkungan. Meski demikian, ia mengatakan, pemerintah tidak berhutang maaf kepada mereka yang merusak properti dan mengganggu kebebasan orang-orang di jalanan.

Arinc mengatakan, ia akan bertemu dengan para pengelola aksi protes yang berlangsung Jumat lalu yang menentang rencana pemerintah untuk mengalihkan fungsi taman yang terletak dekat Lapangan Taksim di Istanbul.

Aksi protes itu telah berkembang menjadi aksi kemarahan terhadap partai yang berkuasa dengan tuduhan bahwa perdana menteri menerapkan pandangan Islam di negara sekuler itu dan memerintah secara otoriter.

Arinc mengatakan 244 polisi dan 64 demonstran telah cedera sejak demonstrasi itu berlangsung.

Hari Selasa, polisi dan demonstran kembali bentrok di Istanbul dan ibukota, Ankara. Polisi menggunakan gas air mata dalam usaha membubarkan kelompok-kelompok pemrotes di Istanbul, sementara demonstran menggunakan batu-bata dan benda-benda lain untuk membangun barikade di jalan-jalan kota.
XS
SM
MD
LG