Tautan-tautan Akses

Turki Mengebom Sasaran Pemberontak Kurdi di Irak


Pesawat tempur Turki tinggal landas dari pangkalan udara Incirlik untuk melakukan serangan udara atas sasaran pemberontak Kurdi di Irak (29/7).

Pesawat tempur Turki tinggal landas dari pangkalan udara Incirlik untuk melakukan serangan udara atas sasaran pemberontak Kurdi di Irak (29/7).

Pemerintah Irak mengutuk serangan udara Turki hari Rabu (29/7) itu sebagai "peningkatan berbahaya dan serangan terhadap kedaulatan Irak."

Pesawat-pesawat tempur Turki membom gerilyawan Kurdi di Irak utara hari Rabu (29/7), beberapa jam setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan tidak mungkin melanjutkan upaya perdamaian dengan Kurdi.

Jet-jet tempur Turki menghantam tempat-tempat penampungan, depot-depot dan gua-gua di enam wilayah, kata kantor Perdana Menteri Ahmet Davutoglu. Serangan itu adalahyangterbesar sejak Turki melancarkan serangan pekan lalu terhadap militan Kurdi dan pejuang ISIS di Suriah utara.

Irak mengutuk serangan udara itu sebagai "peningkatan berbahaya dan serangan terhadap kedaulatan Irak." Davutoglu menyebut perang melawan Kurdi dan ISIS sebagai"perjuangan yang disinkronisasikan melawan teror."

Tetapi serangan terbesar Turki sejauh ini diarahkan terhadap Partai PekerjaKurdistan atau PKK di Irak dan Turki tenggara. Golongan Pihak oposisi Turki yang pro-Kurdi menuduh Erdogan melancarkan serangan sebagai balas dendam atas kuatnya penampilan oposisi dalam pemilu bulan Juni yang membuat partai yang berkuasagagal menguasai suara mayoritas di parlemen.

"Kejahatankami adalah memenangkan 13 persen suara," kata Selahattin Demirtas, pemimpin Partai Demokrasi Rakyatpro-Kurdi.

Erdogan memprakarsaiperundingan perdamaian dengan pihak-pihak Kurdi pada tahun 2012, dalam upaya untuk mengakhiri pemberontakan PKK yang mulai timbul tahun1984.Tetapiia mengatakan hari Selasa perundingan mustahil dilakukan dan ia meminta parlemen mencabut hak para anggota parlemenyang terkait militan untuk memperoleh kekebalandari penuntutan.

Parlemen hari Rabu dijadwalkan untuk memperdebatkan usul Erdogan mengenai pencabutan kekebalan itu dan operasi militer.

Pernyataan perdana menteri juga mengatakan pihak berwenang telah menahan lebih dari 1.300 orang di Turki dalam penggerebekan terhadap para tersangka anggota PKK, ISIS dan kelompok militan lainnya.

NATO mengadakan sidang darurat Selasa atas permintaan Turki, mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan teroris terhadap Turki dan menjanjikan solidaritas dengan negara itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG