Tautan-tautan Akses

Turki Ingin Lebih Banyak Dukungan Udara dari Pasukan Koalisi


Warga menggotong peti jenazah Goktan Ozupekin, tentara Turki yang tewas bersama 15 tentara lainnya dalam serangan melawan ISIS di al-Bab, Suriah, dalam prosesi pemakamannya di Kirklareli, Turki, 23 Desember 2016 (Foto: dok).

Warga menggotong peti jenazah Goktan Ozupekin, tentara Turki yang tewas bersama 15 tentara lainnya dalam serangan melawan ISIS di al-Bab, Suriah, dalam prosesi pemakamannya di Kirklareli, Turki, 23 Desember 2016 (Foto: dok).

Sedikitnya 16 tentara Turki tewas dalam pertempuran di Al Bab pekan lalu dan tentara ke-17 Turki tewas, Senin (26/12) akibat luka-luka yang dideritanya.

Turki mengeluhkan kurangnya dukungan udara dari pasukan koalisi pimpinan Amerika atas operasinya melawan kelompok ISIS di bagian udara Suriah.

Juru bicara presiden Ibrahim Kalin hari Senin (26/12) mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan koalisi “perlu mewujudkan tanggungjawab mereka khususnya dalam memberi dukungan udara”.

Pernyataan itu disampaikan beberapa hari setelah pasukan Turki berupaya merebut kembali kota Al Bab yang dikuasai ISIS, yang menelan banyak korban. Sedikitnya 16 tentara Turki tewas dalam pertempuran di Al Bab pekan lalu dan tentara ke-17 tewas hari Senin (26/12) akibat luka-luka yang dideritanya.

Turki mengirim pasukan darat ke bagian utara Suriah Agustus lalu untuk membantu pasukan pemberontak Suriah menguasai kawasan perbatasan dari militan ISIS dan sekaligus mencegah kelompok Kurdi memperluas wilayah yang mereka kuasai.

Sedikitnya 38 tentara Turki telah tewas di bagian utara Suriah sejak pengiriman pasukan darat itu. (em/ii)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG