Tautan-tautan Akses

Turki dan Belgia Laporkan Rencana Serangan Teror yang Gagal


Pasukan keamanan Belgia berpatroli sementara para turis berkunjung ke Grand Place di Brussels, Selasa, 29 Desember 2015.

Pasukan keamanan Belgia berpatroli sementara para turis berkunjung ke Grand Place di Brussels, Selasa, 29 Desember 2015.

Kurang dari 48 jam menuju pergantian tahun, Turki hari Rabu (30/12) menjadi negara terbaru yang mengumumkan gagalnya sebuah rencana serangan pada musim libur dan penangkapan dua tersangka militan ISIS yang diyakini merencanakan serangan bom bunuh diri pada perayaan tahun baru di ibukota negara itu.

Kantor Kejaksaan Turki di Ankara mengatakan “mereka tertangkap sebelum berkesempatan melakukan serangan.”

Ditambahkannya, dua laki-laki itu ditangkap dalam penggerebekan sebuah rumah di kawasan pemukiman miskin Mamak, di mana polisi menyita sebuah rompi bunuh diri yang dipenuhi bahan peledak, piranti bahan peledak yang dilengkapi bantalan dan tongkat logam yang dimasukkan ke dalam tas punggung, serta peralatan pembuat bom.

Kedua laki-laki berkewarganegaraan Turki itu diidentifikasi hanya dengan inisial mereka, yaitu MC dan AY, dan kini sedang diinterogasi oleh polisi anti-teror. Kantor jaksa itu mengatakan kedua laki-laki itu telah menyampaikan beberapa lokasi di Ankara dimana mereka mungkin melancarkan serangan.

Kantor berita Anadolu mengutip seorang polisi dan beberapa pejabat di kantor kehakiman yang tidak disebut namanya, mengatakan calon pembom bunuh diri itu berencana meledakkan diri mereka dalam perayaan tahun baru di beberapa bar dan pusat perbelanjaan di pusat distrik Kizilay.

Dalam perkembangan lainnya, di Belgia sedang dilanjutkan penyelidikan atas apa yang digambarkan pihak berwenang sebagai “ancaman serius” serangan pada musim libur terhadap polisi, tentara dan tempat-tempat wisata di ibukota Brussels. The Federal Prosecutor’s Office FPO di Brussels hari Selasa (29/12) mengumumkan telah menangkap dua orang dan menyita seragam latihan ala militer, peralatan komputer dan bahan-bahan propaganda ISIS. Tidak ada senjata atau bahan peledak yang ditemukan. [em/al]

XS
SM
MD
LG