Tautan-tautan Akses

Turki Ajukan Permohonan Resmi Penangkapan Gulen di AS


Ulama Islam Fethullah Gulen di rumahnya di Saylorsburg, Pennsylvania, 29 Juli 2016 (Foto: dok).

Ulama Islam Fethullah Gulen di rumahnya di Saylorsburg, Pennsylvania, 29 Juli 2016 (Foto: dok).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berkali-kali menuduh Fethullah Gulen mendalangi usaha kudeta itu yang menewaskan sedikitnya 270 orang.

Media Turki, hari Selasa (13/9) mengatakan pemerintah negara itu telah mengajukan permohonan mengatakan resmi pertama kepada Amerika Serikat agar menangkap seorang ulama Islam yang dituduh memimpin kudeta yang gagal bulan Juli lalu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berkali-kali menuduh Fethullah Gulen mendalangi usaha kudeta itu yang menewaskan sedikitnya 270 orang.

Laporan media Turki itu mengatakan permohonan tertulis kepada Amerika itu menuduh Gulen memerintahkan operasi tersebut. Para pejabat Turki sebelumnya secara tidak resmi menuntut ekstradisi Gulen selama beberapa minggu.

Gulen yang berusia 75 tahun itu telah mengasingkan diri di Amerika sejak tahun 1999 dan membantah keterlibatan dalam usaha kudeta itu.

Di samping mengusahakan ektradisi Gulen ke Turki, pemerintahan Erdogan telah melakukan penindakan luas dalam dua bulan ini yang mencakup pemecatan 80 ribu orang pegawai negeri, guru, hakim dan lain-lain yang diyakini terkait dengan Gulen atau terlibat dalam perencanaan kudeta tersebut. Banyak dari mereka ditangkap.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan kepada Erdogan dalam pertemuan puncak G-20 pekan lalu bahwa pemerintahannya bersedia menawarkan bantuan apapun yang perlu untuk menyelidiki kudeta itu dan mengajukan orang-orang yang bertanggung-jawab ke pengadilan.

Tetapi, para pejabat Amerika telah mengatakan setiap ekstradisi harus disetujui oleh tata peradilan Amerika Serikat. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG