Tautan-tautan Akses

Turis Denmark Diperkosa Beramai-ramai dan Dipukuli di New Delhi


Penyelidik India melakukan investigasi di lokasi perkosaan yang dilakukan oleh para anggota gang terhadap seorang turis perempuan asal Denmark di New Delhi, India (15/1).

Penyelidik India melakukan investigasi di lokasi perkosaan yang dilakukan oleh para anggota gang terhadap seorang turis perempuan asal Denmark di New Delhi, India (15/1).

Seorang turis Denmark mengatakan ia diperkosa beramai-ramai, dirampok dan dipukuli sekelompok pria di New Delhi, Selasa (14/1).

Laporan terbaru kekerasan seksual terhadap perempuan asing di ibukota India dilaporkan oleh seorang turis Denmark, yang mengatakan ia diperkosa beramai-ramai, dirampok dan dipukuli sekelompok pria di New Delhi.

Perempuan berusia 51 tahun itu mengatakan pria-pria itu membujuknya datang ke sebuah daerah terkucil dan menodongnya dengan pisau setelah ia meminta petunjuk arah di kawasan populer Paharganj di New Delhi, Selasa (14/1).

Polisi menginterogasi beberapa pria sehubungan insiden itu, namun belum ada penangkapan.

Shobha Ojha dari Partai Kongres yang berkuasa mengatakan, reputasi internasional India tercemar oleh kasus-kasus perkosaan itu. Ia menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan usaha lebih besar untuk memastikan peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi, dan India menjadi negara yang bebas perkosaan.

Kasus-kasus perkosaan menjadi sorotan di India sejak Desember 2012 ketika seorang perempuan berusia 23 tahun tewas akibat perkosaan beramai-ramai di atas sebuah bis yang bergerak. Sejak itu, ada beberapa insiden mengenai perkosaan terhadap perempuan asing yang mendapat publikasi luas.

Sebelumnya bulan ini, seorang perempuan Polandia diperkosa seorang supir taksi ketika berpergian dengan anak perempuannya yang berusia dua tahun ke New Delhi.

Tahun lalu, seorang pesepeda Swis diperkosa beramai-ramai di India tengah, sementara seorang perempuan Inggris terpaksa meloncat dari jendela kamar hotelnya untuk menghindari serangan seksual di Agra, kota dimana Taj Mahal berlokasi.

Sebagai tanggapannya, pihak berwenang telah meningkatkan hukuman bagi pelaku perkosaan dan meluncurkan kampanye wisata berjudul “Saya Hormati Perempuan” yang ditujukan untuk mengamankan arus masuk dana dari para wisatawan asing.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG