Tautan-tautan Akses

Kecelakaan Maut Kapal Ferry di Hong Kong, 7 Awak Ditahan


Para petugas berusaha mengangkat kapal ferry yang tenggelam di Pulau Lamma, Hong Kong (2/10).

Para petugas berusaha mengangkat kapal ferry yang tenggelam di Pulau Lamma, Hong Kong (2/10).

Polisi Hong Kong telah menangkap tujuh awak dari dua kapal penumpang yang bertabrakan di pelabuhan Victoria yang menewaskan 38 penumpang, Senin malam (1/10).

Pihak kepolisian mengatakan ke tujuh awak itu ditahan karena dicurigai membahayakan jiwa penumpang tapi tidak merincikan lebih jauh kecelakaan laut terburuk dalam beberapa dekade itu. Lebih dari 100 orang cedera.

Presiden Tiongkok Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao menyampaikan belasungkawa mereka kepada para keluarga korban.

Kapal ferry milik Perusahaan Listrik Hong Kong Electric Power tenggelam dalam beberapa menit setelah bertabrakan dengan kapal penumpang lainnya Senin malam. Kapal ferry itu membawa sekitar 120 karyawan perusahaan dan anggota keluarga mereka untuk menyaksikan pertunjukan kembang api.

Tidak diketahui apa penyebab kecelakaan itu karena cuaca baik pada saat itu dan transportasi umumnya aman di Hong Kong.

Pihak berwenang kini menyelidiki kecelakaan itu.

Direktur Hongkong Electric mengatakan tabrakan itu bukan karena penuhnya penumpang atau kurangnya standar keamanan.

Hong Kong Electric mengatakan akan membayar 25.800 dolar kepada setiap keluarga korban tewas.

Kapal lainnya milik perusahaan Hong Kong and Kowloon Ferry Holdings mengalami kerusakan pada lambung kapal tapi selamat sampai ke pelabuhan dengan beberapa awak dan penumpangnya dibawa ke rumah sakit karena cedera ringan.

Insiden itu terjadi dekat Pulau Lamma, pulau Honglong ketiga terbesar di Hong Kong ketika libur akhir pekan yang panjang untuk merayakan Hari Nasional Tiongkok dan festival pertengahan musim gugur.
XS
SM
MD
LG