Tautan-tautan Akses

Tujuan: Bulan? Belgia Ramaikan Persaingan Ruang Angkasa


Pare pengunjung melewati karya ilustator Belgia, Herge saat pameran Tintin di Paris, 19 Desember. Belgia ikut meramaikan persaingan menuju ruang angkasa, seperti digambarkan di komik itu pada tahun 1950an, dengan rencana membentuk badan ruang angkasa tahun depan.

Pare pengunjung melewati karya ilustator Belgia, Herge saat pameran Tintin di Paris, 19 Desember. Belgia ikut meramaikan persaingan menuju ruang angkasa, seperti digambarkan di komik itu pada tahun 1950an, dengan rencana membentuk badan ruang angkasa tahun depan.

Pahlawan komik Belgia Tintin ikut mempopulerkan persaingan menuju ruang angkasa pada tahun 1950and dengan roket karton khas; tujuh dekade setelah petualangan Tintin di komik berjudul "Destination Moon" atau "Tujuan ke Bulan", negaranya akhirnya membangun NASA versi Belgia.

Badan Antariksa Interfederal Belgia (ISAB) akan didirikan tahun depan, menurut Menteri Sains Elke Sleurs, yang mengatakan badan tersebut akan membantu industri lokal mempertahankan 5 persen pangsa pasar inudstri ruang angkasa Uni Eropa yang bernilai 7 milyar euro.

Tantangan dari negara-negara seperti India dan China dan perubahan kesempatan tender di Uni Eropa membuat Belgia harus mencari cara untuk membantu perusahaan-perusahaan Belgia bersaing. "Kalau kita teruskan status quo, resikonya kita akan kehilangan banyak kontrak di bidang ruang angkasa," ujarnya.

Salah satu dari 60 perusahaan lokal di sektor itu adalah perusahaan SABCA yang telah berdiri selama 96 tahun, yang mengerjakan program roket Eropa, Ariane.

Gambar-gambar dari cerita ruang angkasa Tintin dimulai dengan "Destination Moon" pada tahun 1950, dan telah menjadi khazanah nasional Belgia dan menumbuhkan ketertarikan dunia terhadap petualangan kosmik.

Satu gambar asli yang dibuat oleh pencipta Tintin, Herge, dari bukunya "Explorers on the Moon" yang terbit pada tahun 1954, terjual seharga 1,64 juta dolar di Paris minggu lalu. [dw]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG