Tautan-tautan Akses

Jajak Pendapat: Trump Unggul sebagai Kandidat Republik


Kandidat partai Republik, dari kiri: Donald Trump, Gubernur Wisconsin, Scott Walker dan Jeb Bush (foto: dok).

Kandidat partai Republik, dari kiri: Donald Trump, Gubernur Wisconsin, Scott Walker dan Jeb Bush (foto: dok).

Donald Trump yang memperoleh dukungan dari 24 persen pemilih Partai Republik, berada di depan saingan terdekatnya, Jeb Bush, dengan dukungan 13 persen.

Sebuah survei politik terbaru di Amerika menunjukkan miliarder dan pengusaha real estate Donald Trump memimpin dalam persaingan nominasi Partai Republik untuk pemilihan presiden 2016.

Jajak pendapat CNN/Operational Research Consultants Inc. (ORC) yang dirilis hari Selasa menunjukkan secara nasional Trump mendapat dukungan sebesar 24 persen pemilih Partai Republik yang terdaftar. Ia berada di depan saingan terdekatnya, mantan gubernur Florida Jeb Bush, anak dan saudara dua mantan presiden Amerika, dengan 13 persen.

Tak satu pun dari ke-15 kandidat Partai Republik lainnya berhasil memperoleh dukungan lebih dari sembilan persen dalam survei itu. Pensiunan ahli bedah saraf Ben Carson memperoleh 9 persen, Senator Florida Marco Rubio dan Gubernur Wisconsin Scott Walker masing-masing 8 persen, dan para kandidat lainnya dengan dukungan lebih kecil.

Survei CNN/ORC dengan sampel 1.000 pemilih itu diambil dalam beberapa hari terakhir, seminggu setelah acara debat kandidat Partai Republik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dibandingkan dengan hasil jajak pendapat bulan Juli, Trump, 69 tahun, memperoleh kenaikan enam persen.

Trump yang vokal juga berhasil meningkatkan peringkatnya sebagai kandidat yang disukai di antara para kandidat Partai Republik, dengan 58 persen partisipan kini mengatakan memiliki pandangan yang positif terhadap Trump, dibandingkan dengan 50 persen bulan lalu.

Survei itu menunjukkan para anggota Partai Republik mendukung pandangan Trump daripada kandidat-kandidat lainnya untuk meningkatkan ekonomi Amerika, kebijakan imigrasi yang keras dan perang melawan militan ISIS di Timur Tengah.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG