Tautan-tautan Akses

Trump Remehkan Penampilannya dalam Video al-Shabab


Bakal calon presiden AS dari Parity Republik, Donald Trump saat kampanye di Biloxi, Mississipi, 2 Januari 2016.

Bakal calon presiden AS dari Parity Republik, Donald Trump saat kampanye di Biloxi, Mississipi, 2 Januari 2016.

Kontestan calon presiden dari partai Republik Amerika Donald Trump meremehkan penampilannya dalam video perekrutan yang dilakukan oleh kelompok militan Somalia, al-Shabab.

Dalam video itu, yang dirilis hari Jumat (1/1), Trump ditunjukkan dalam rapat umum kampanye di South Carolina bulan lalu membacakan pernyataan yang menyerukan kepada pemerintah Amerika agar melarang kaum Muslim memasuki Amerika. Ia mengeluarkan seruan itu sebagai tanggapan atas serangan maut di sebuah sarana pemerintah negara bagian di San Bernardino, California, yang dilakukan oleh pasangan suami-istri Muslim yang dikatakan para penyelidik telah diradikalisasi.

Dalam wawancara yang mengudara hari Minggu dalam acara televisi CBS “Face The Nation,” Trump membela komentarnya dengan mengatakan kepada pengasuh acara John Dickerson bahwa “Saya harus mengatakan apa yang harus saya katakan,” dan bahwa al-Shabab telah menggunakan orang lain dalam video mereka.

Kontestan calon presiden dari partai Demokrat Hillary Clinton mengatakan bulan lalu bahwa kelompok militant ISIS “menunjukkan video Donald Trump menghina Islam dan Muslim untuk merekrut anggota baru jihadis radikal.”

Kelompok al-Shabab bukan cabang ISIS.

Trump tidak menyebut video perekrutan al-Shabab itu dalam kampanye Sabtu malam di Biloxi, Mississippi, tetapi menyalahkan Clinton dan Presiden Barack Obama atas kebangkitan ISIS. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG