Tautan-tautan Akses

Trump Peringatkan Lagi Perusahaan AS yang Pindahkan Lapangan Kerja ke Luar Negeri


Presiden terpilih Donald Trump saat tiba di kediaman Robert Mercer, salah satu donor kampanyenya terbesar, 3 Desember 2016, di Head of the Harbor, New York.

Presiden terpilih Amerika Donald Trump hari Minggu kembali mengeluarkan peringatan keras terhadap pengusaha Amerika. Apabila memindahkan operasi ke luar negeri, katanya, mereka akan menghadapi pajak 35 persen jika produk-produk mereka akan dijual kembali di Amerika Serikat.

Dalam serangkaian pernyataannya melalui Twitter, Trump mengatakan ia berencana untuk mengurangi pajak dan regulasi terkait bisnis “secara berarti.” Tetapi ia mengatakan bahwa adalah keliru jika perusahaan yang “memecat pegawai-pegawainya, membangun pabrik atau fasilitas baru” di negara lain kemudian mengira dapat menjual kembali produknya ke Amerika tanpa retribusi atau konsekuensi.

Konglomerat real estate yang akan dilantik sebagai presiden pada 20 Januari itu mengatakan bahwa pajak perbatasan terhadap produk-produk yang dibuat di negara lain akan membuat kepindahan ke negara lain secara finansial sulit. Ia memperingatkan para pengusaha sebelum membuat kekeliruan yang sangat mahal.

Amerika telah kehilangan 5 juta lapangan kerja di bidang manufaktur sejak tahun 2000, kebanyakan karena proses otomatisasi dan sebagian lagi karena pemindahan operasi ke luar negeri, di mana para pemilih perusahaan membayar upah jauh lebih rendah daripada yang mereka bayarkan di Amerika Serikat. Tetapi dalam kampanye pilpresnya, Trump telah bertekad akan menanggulangi pemindahan operasi oleh perusahaan-perusahaan dan membawa kembali lapangan kerja yang telah dipindahkan ke luar negeri.

Ia mengklaim telah mencapai kesuksesan awal untuk itu, bersama-sama dengan wakil presiden terpilih Mike Pence, dengan menawarkan insentif pajak 7 juta dolar pekan lalu kepada perusahaan pembuat AC Carrier agar mempertahankan 1.069 lapangan kerja di negara bagian Indiana. Carrier sebelumnya menyatakan akan memindahkan lapangan kerja tersebut ke Meksiko. Tetapi Trump tidak menyebutkan bahwa perusahaan itu masih berencana akan memindahkan 1.100 lapangan kerjanya ke Meksiko.

Trump memuji kesepakatan dengan Carrier itu sewaktu mengunjungi pabriknya di Indianapolis, meskipun ia mengecam insentif pajak semacam itu dalam kampanye kepresidenannya. Setelah mengumumkan kesepakatan Carrier itu, Trump menyerang perusahaan Rexnord di daerah tersebut, yang katanya lebih suka memecat keseluruh 300 pekerjanya dan memindahkan lapangan kerja itu ke Meksiko.

Para pengecam kesepakatan dengan Carrier menyatakan bahwa hal tersebut mengundang perusahaan-perusahaan lain menuntut insentif pajak yang sama agar mereka tetap mempertahankan operasi di Amerika Serikat. [uh]

XS
SM
MD
LG