Tautan-tautan Akses

Trump Gunakan Strategi Berisiko untuk Tarik Pemilih Baru


Pendukung Trump, Bob Bolus dari Scranton, Pennsylvania, berjabat tangan dengan Donald Trump Jr. dalam sebuah pemberhentian kampanye di negara bagian tersebut (A. Pande/VOA)

Pendukung Trump, Bob Bolus dari Scranton, Pennsylvania, berjabat tangan dengan Donald Trump Jr. dalam sebuah pemberhentian kampanye di negara bagian tersebut (A. Pande/VOA)

Di luar kebiasaan selama ini di Amerika, kampanye calon presiden dari Partai Republik Donald Trump terlambat dalam membangun dukungan yang dapat menantang calon dari Partai Demokrat Hillary Clinton di negara-negara bagian yang diperebutkan dengan ketat.

Wartawan VOA Katherine Gypson melaporkan dari Pennsylvania, di mana rata-rata jajak pendapat menunjukkan Clinton memimpin sampai 8,2 persen, untuk melihat apakah pendukung Trump yang bergairah dapat membantu upayanya memenangkan pemilu pada bulan November.

Tidak ada tanda-tanda pemilu di Monroeville, Pennsylvania. Kita tidak akan pernah tahu bahwa di dalam salah satu gedung kantor di sana, seorang perempuan berjuang untuk memperoleh suara untuk calon presiden dari Partai Republik.

Relawan hebat bernama Tricia Cunningham berbakti pada Donald Trump dengan energi tak terbatas untuk mendaftar pemilih baru, membagi-bagikan poster kampanye untuk dipasang di halaman rumah dan menjual kaos. Dia bahkan nekad melakukan terjun payung untuk Trump sebelumnya tahun ini.

Cunningham tidak secara resmi berafiliasi dengan kampanye Trump tapi dia mengaku telah mengumpulkan 8.000 relawan di Pennsylvania.

Pendukung Trump, Bob Bolus berbincang dengan pengemudi Kishan Markarian, yang mengajukan pertanyaan tentang kandidat Capres tersebut di Scranton, Pennsylvania. (A. Pande/VOA)

Pendukung Trump, Bob Bolus berbincang dengan pengemudi Kishan Markarian, yang mengajukan pertanyaan tentang kandidat Capres tersebut di Scranton, Pennsylvania. (A. Pande/VOA)

"Mendengar bahwa kami tidak punya tim di lapangan sangat menyebalkan," kata Cunningham. "Kami memiliki strategi lapangan yang paling sengit yang pernah saya lihat. Orang-orang ini berdedikasi," tambahnya.

Hillary Clinton baru-baru ini membuka sembilan kantor kampanye baru di Pennsylvania. Strategi ini sangat berbeda dari Trump yang mengandalkan relawan seperti Tricia dan Partai Republik setempat.

"Benar-benar apa yang mereka fokuskan pada saat ini adalah membawa pesan dari satu lingkungan ke lingkungan lain. Berbicara tentang keunggulan lingkungan dan berbicara tentang kebijakan Trump dan berbicara tentang tetangga lokal, itulah strategi di lapangan," kata Raja, Ketua Partai Republik cabang Allegheny.

Strategi berbasis lingkungan yang lebih informal ini telah mengubah pikiran John Larkin yang seumur hidupnya menjadi pendukung Demokrat.

"Saya adalah salah seorang dari mereka yang tidak baik karena saya langsung akan memilih calon Demokrat hanya karena saya seorang Demokrat. Setelah mengamati berbagai hal, kita akan memilih orang yang kita anggap terbaik," kata John Larkin.

Larkin mengikuti berita-berita pemilu dengan cermat, berbicara tentang Trump sepanjang hari di tempat kerja dalam upaya mengubah pikiran orang.

Tricia Cunningham mengatakan semangat pemilih Trump yang baru ini bisa mengalahkan staf lapangan dan anggaran Clinton yang lebih besar.

"Dalam pemilihan ini bukan tentang Demokrat atau Republik, kata Cunningham. Ini tentang siapa yang diperjuangakan dalam pemilu dan itulah rakyat. Dia berjuang bagi kami," ulas Cunningham.

Dan setelah satu tahun mengabdikan hidupnya untuk memenangkan Pennsylvania bagi Trump, dia tahu taruhannya besar.

"Saya bekerja keras. Saya tidak berhenti, dan alasan terbesar adalah kelima cucu saya," kata Cunningham. "Saya tidak ingin mereka pergi ke sekolah pada masa depan dan membaca dalam sebuah buku sejarah betapa besar negara ini sebelumnya," tambahnya.

Itu sebabnya dia melakukan semua yang dapat dilakukannya.

Ini menjadi catatan bahwa jumlah orang di lapangan tidak selalu mencerminkan cerita kampanye dari hari ke hari. [as/lt]

XS
SM
MD
LG