Tautan-tautan Akses

Trump Contohkan Era Perang Dingin untuk Tes Imigran


Donald Trump memberikan pidato di Youngstown, Ohio, Senin (15/8).

Donald Trump memberikan pidato di Youngstown, Ohio, Senin (15/8).

Dalam pidato Senin (15/8), Donald Trump mengatakan, “Kita seharusnya hanya memperbolehkan masuk ke negara ini, orang-orang yang punya nilai-nilai sama dengan kita dan menghormati rakyat kita.”

Donald Trump menyerukan perubahan “ekstrem” dalam sistem imigrasi dengan secara eksplisit mengaitkan strategi untuk melawan Islam radikal dengan cara Amerika mengalahkan komunisme selama perang dingin dan akan melakukan tes ideologi yang lebih ketat bagi para imigran dari yang pernah ada sebelumnya.

“Pada perang dingin, kita punya tes pemeriksaan ideologi. Sudah waktunya mengembangkan tes pemeriksaan baru untuk ancaman-ancaman yang kita hadapi sekarang” kata calon presiden dari Partai Republik itu dalam pidato kebijakan LN di Youngstown, Ohio dari Senin.

“Kita seharusnya hanya memperbolehkan masuk ke negara ini, orang-orang yang punya nilai-nilai sama dengan kita dan menghormati rakyat kita.”

Trump mengatakan proposalnya akan menyisihkan simpatisan kelompok teroris, siapapun yang berprilaku bermusuhan terhadap Amerika dan prinsip-prinsipnya serta setiap pendukung hukum Syariah.

Ia juga mengatakan akan bekerja dengan kantor-kantor imigrasi dan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk berhenti memproses visa dari negara-negara dan kawasan yang dianggap tidak aman karena arus imigran dari negara-negara itu terlampau besar untuk dapat diperiksa dengan teliti.

Proposal itu dilandaskan pada usul Trump sebelumnya untuk melarang sementara imigran Muslim ke Amerika dan penghentian pemberian visa calon migran darinegara-negara yang punya sejarah terorisme setelah penembakan di kelab malam di Orlando, Florida.

Trump tidak merinci pertanyaan-pertanyaan khusus yang akan dikembangkan untuk sebuah tes ideologi tapi mengatakan bahwa pemerintahannya “akan menentang penindasan terhadap perempuan, kaum gay dan orang-orang dari berbagai keyakinan”. [my/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG