Tautan-tautan Akses

Trump, Clinton Menuju Kemenangan di New York

  • Jim Malone

Kandidat Capres AS: Donald Trump (dari partai Republik, kiri) dan Hillary Clinton (dari partai Demokrat, kanan) (Foto: dok).

Kandidat Capres AS: Donald Trump (dari partai Republik, kiri) dan Hillary Clinton (dari partai Demokrat, kanan) (Foto: dok).

Donald Trump dari Partai Republik dan Hillary Clinton dari Partai Demokrat hari Selasa menjadi pemenang besar dalam pemilihan pendahuluan di New York.

Trump memenangkan bagian terbesar 95 delegasi konvensi yang diperebutkan di New York, sementara Clinton menambah keunggulan jumlah delegasinya yang signifikan atas saingannya Bernie Sanders.

Selasa malam (19/4) merupakan malam yang sangat penting bagi kandidat presiden terdepan Partai Republik, Donald Trump, di negara bagian asalnya, New York.

“Saya sangat kagum dan memuji kota New York dan negara bagian New York. Saya tidak bisa membayangkan tempat lain di mana saya ingin mendapat kemenangan ini. Saya mencintai kalian semua. Selamat malam. Kita merayakan kemenangan ini dan besok pagi kita kembali bekerja,” kata Donald Trump ketika menyampaikan sambutannya terkait hasil pemilihan pendahuluan tersebut.

Trump dengan mudah mengalahkan lawan-lawannya, John Kasich dan Ted Cruz.

Pengusaha miliarder itu menambah keunggulan jumlah delegasinya dan mengambil langkah besar untuk memperoleh nominasi presiden dari Partai Republik.

Baik Kasich maupun Cruz bertekad akan terus berjuang dengan harapan bisa memaksakan konvensi terbuka Partai Republik pada bulan Juli karena tidak ada kandidat yang berhasil mengumpulkan 50 persen plus satu atau 1237 delegasi.

Ketika berkampanye hari Selasa di Maryland sebelum pemilihan pendahuluan di negara bagian itu minggu depan, John Kasich mengatakan.

“Saya kira mereka akan memilih saya dan itulah yang saya yakini. Dan ada satu hal lagi, saya adalah satu-satunya kandidat yang memiliki pesan positif, pesan yang mempersatukan. Saya kira partai harus memiliki pilihan ketika kita mempertimbangkan hal itu,” katanya.

Sementara itu ketika berkampanye di hadapan para pendukungnya di Pennsylvania, yang juga akan mengadakan pemilihan pendahuluan Selasa depan, Ted Cruz mengatakan, “Apakah kita akan terus hidup dengan masa lalu yang kita ketahui tidak lagi efektif? Atau, apakah kita akan bergerak maju ke babak yang baru dan lebih baik? Rakyat di semua negara bagian telah menyatakan dengan jelas. Mereka menginginkan jalan baru.”

Dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, kandidat terdepan Hillary Clinton membukukan kemenangan besar atas saingannya yang tangguh, Bernie Sanders.

Di hadapan pendukungnya ketika merayakan kemenangan itu ia mengatakan “Terima kasih, New York! Persaingan untuk nominasi Partai Demokrat hampir mencapai garis finis dan kemenangan sudah tampak di depan mata!”

Di New York, Hillary Clinton akan memperoleh lebih banyak delegasi daripada Bernie Sanders untuk menambah keunggulannya yang semakin besar.

Tetapi Bernie Sanders bertekad akan terus berjuang. Dalam kampanye di Pennsylvania dia bersikeras akan menjadi kandidat yang lebih kuat dari Partai Demokrat pada bulan November mendatang.

“Dan rakyat Amerika mulai mengerti bahwa jika kita ingin mencegah Donald Trump atau calon lain dari Partai Republik menduduki Gedung Putih, yang akan merupakan bencana bagi negara kita, maka kita harus berkampanye untuk memastikan bahwa hal itu tidak akan terjadi,” kata Sanders.

Baik Clinton maupun Trump memberikan suara untuk diri mereka sendiri dalam pemilihan pendahuluan hari Selasa karena mereka tinggal di negara bagian New York.

Hasil pemilihan hari Selasa meningkatkan peluang bahwa kedua kandidat terdepan dari masing-masing partai itu akan berhadapan dalam pemilihan umum pada bulan November tahun ini. [uh/lt]

XS
SM
MD
LG