Tautan-tautan Akses

Trump, Clinton Berjuang Untuk Setiap Suara dalam Pilpres AS


Capres AS dari partai Demokrat, Hillary Clinton (kiri) dan dari partai Republik, Donald Trump (kanan). (Foto: dok).

Capres AS dari partai Demokrat, Hillary Clinton (kiri) dan dari partai Republik, Donald Trump (kanan). (Foto: dok).

Dengan waktu kurang dari dua minggu sebelum hari pemilihan, kedua calon presiden AS berebut untuk meningkatkan dan mengamankan dukungan pemilih, terutama di negara-negara bagian yang disebut "Swing States".

Calon Partai Demokrat Hillary Clinton merayakan ulang tahunnya yang ke-69 di Florida Rabu di mana saingannya dari Partai Republik Donald Trump juga sedang berkampanye. Tapi pada hari itu Trump juga mengambil kesempatan untuk meresmikan hotel barunya di Washington, yang letaknya hanya beberapa blok dari Gedung Putih, rumah yang ingin ditempatinya tahun depan.

Para pengunjuk rasa yang menyerukan boikot terhadap hotel Trump berkumpul di luar Old Post Office Pavilion di mana kandidat Partai Republik itu meresmikan hotel mewah barunya. Demonstrasi ini diselenggarakan oleh serikat pekerja yang mewakili karyawan hotel di Las Vegas setelah dia menolak untuk bernegosiasi dengan mereka.

Di dalam bangunan bersejarah itu, Trump memuji proyek di ibukota negara tersebut sebagai contoh dari apa yang dapat dia capai sebagai presiden.

"Proyek seperti ini menunjukkan apa yang mungkin ketika tim bekerja sama untuk tujuan yang benar-benar sama. Ini juga menunjukkan bagaimana bekerja sama dengan pemerintah kita untuk menyelesaikan sesuatu. Tema saya hari ini adalah lima kata: Under budget, ahead of schedule (“Di bawah anggaran dan lebih cepat dari jadwal”). Itu yang kita lakukan," kata Trump.

Ia juga menangkis kecaman mereka yang mengeluh tentang waktu yang dilewatkannya di luar kampanye.

"Saya membangun salah satu hotel megah di dunia. Apa yang harus saya lakukan? Tidak muncul? Saya mengambil jeda satu jam. Saya akan terbang ke North Carolina setelah ini, kemudian saya akan kembali ke Florida. Saya akan terbang ke New Hampshire. Saya pergi ke semua tempat," lanjutnya.

Dalam upaya terakhir untuk mengejar ketinggalan dari Hillary Clinton dalam jajak pendapat, Trump berpidato mengenai berbagai kelompok, termasuk warga negara ganda Amerika-Israel.

"Pemerintahan saya akan berdiri berdampingan dengan orang-orang Yahudi dan para pemimpin Israel untuk terus memperkuat jembatan yang menghubungkan tidak hanya warga Yahudi Amerika dan Israel, tetapi juga semua orang Amerika dan Israel," lanjut Donald Trump.

Hillary Clinton juga berfokus pada negara-negara bagian yang disebut "Swing States".

"Setiap suara berarti. Tanya saja pada teman saya, mantan Wakil Presiden Al Gore. Lake Worth (di Florida) dapat membuat perbedaan. Florida dapat membuat perbedaan. Dan jika orang-orang pergi memilih, kita akan meraih kemenangan pada tanggal 8 November," kata Hillary Clinton.

Putri Clinton, Chelsea, berkampanye untuknya di Ohio, di mana Trump masih memimpin dalam jajak pendapat.

"Kita harus mengubah Ohio menjadi biru (Demokrat) untuk pilihan dari atas sampai ke bawah surat suara dan saya tahu kita akan melakukannya dengan dukungan Anda," kata Chelsea Clinton.

Clinton tampaknya tidak kekurangan pendukung di California di mana plakat bintang Trump di Hollywood Walk of Fame dirusak dengan palu besar menjelang subuh Rabu. Seorang tersangka telah ditangkap hari itu dan kerusakan tersebut segera diperbaiki. [as/lt].

XS
SM
MD
LG