Tautan-tautan Akses

AS

Trump Akan Kunjungi Pabrik Boeing Usai Pemungutan Suara Serikat Buruh


Para pekerja di pabrik Boeing South Carolina di tengah pemungutan suara untuk menentukan apakah pabrik itu akan memiliki serikat buruh, di North Charleston (15/2). (Reuters/Randall Hill)

Para pekerja di pabrik Boeing South Carolina di tengah pemungutan suara untuk menentukan apakah pabrik itu akan memiliki serikat buruh, di North Charleston (15/2). (Reuters/Randall Hill)

Presiden AS Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi pabrik pesawat Boeing di South Carolina hari Jumat (17/2), beberapa hari setelah para pekerja menolak upaya untuk bergabung dengan Asosiasi Ahli Mesin Internasional dan serikat buruh pekerja dirgantara.

Trump dijadwalkan untuk menyaksikan peluncuran pesawat jet berbadan lebar versi baru Boeing 787-10 Dreamliner. Boeing hari Kamis mengumumkan bahwa perusahaan Singapore Airlines telah berjanji untuk membeli 10 pesawat raksasa itu yang bisa membawa lebih dari 300 penumpang.

Tiga ribu pekerja yang membuat Dreamliner memenuhi syarat untuk bergabung dengan serikat buruh tapi tiga perempat di antara mereka memilih menolak upaya itu setelah kampanye panjang dan keras administrasi serikat buruh melawan perusahaan itu.

Masing-masing pihak menuduh pihak lainnya berbohong dan mengalihkan perhatian dalam kampanye lewat televisi, online dan di tempat kerja. Wakil presiden dan general manager Boeing South Carolina, Joan Robinson-Berry, menulis kepada para pekerja Boeing “akan terus melangkah ke depan sebagai satu tim dan memiliki “masa depan yang cerah”.

Pemimpin serikat buruh Mike Evans menulis “kami kecewa” pekerja akan terus bekerja di bawah sistem yang menekan gaji, menciptakan ketidakkonsistenan, dan memberi penghargaan hanya kepada beberapa yang dipilih”.

Pakar hubungan serikat buruh dari Cornell University, Kate Bronfenbrenner mengatakan, “riset menunjukkan bahwa kemenangan atau kekalahan serikat buruh tergantung kepada strategi serikat buruh”.

Ia mengatakan sebagian besar perusahaan mengikuti langkah-langkah serupa dan biasanya sangat keras dalam perjuangan mereka untuk menghindari perserikatan buruh. Bronfenbrenner mengatakan para ahli mesin perlu “berkampanye habis-habisan” dan “benar-benar mengatur dengan baik” agar bisa menang.

South Carolina mempunyai perwakilan serikat buruh terendah di Amerika, 1,6 persen. Pejabat negara bagian mengatakan bisnis tampaknya akan membawa lapangan kerja ke daerah di mana perusahaan-perusahaan tidak perlu menghadapi serikat-serikat kerja.

Boeing adalah perusahaan dirgantara terbesar di dunia, dan pengekspor terbesar Amerika dengan 148 ribu karyawan. Laporan laporan yang diterbitkan mengatakan Trump mungkin berusaha membantu Boeing untuk menjual pesawat ke luar negeri dengan mendukung Bank Ekspor-Impor Amerika. Itu adalah badan pemerintah yang menjamin pinjaman dan memberi saran teknis kepada perusahaan-perusahaan ekspor Amerika.

Bank Ex-Im sebelumnya mendapat serangan politik dari pihak konservatif Partai Republik di Kongres yang mengatakan bank itu memberi “subsidi pemerintah yang tidak adil", sebagian besar kepada perusahaan besar yang tidak membutuhkan bantuan.

Pendukung bank itu mengatakan layanan kantor itu dibayar oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakannya dan Ex-Im membuat keuntungan yang diserahkan kepada Departemen Keuangan. Mereka juga berpendapat menutup Bank Ex-Im berarti Amerika menjadi satu-satunya negara perdagangan utama yang tidak menawarkan bantuan semacam itu kepada perusahaan-perusahaannya. [my/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG