Tautan-tautan Akses

Topan Soudelor Hantam China Daratan Setelah Hantam Taiwan


Tim penyelamat berjalan di jalan yang terendam banjir di sebuah kota yang dilanda Topan Soudelor di Ningde, provinsi Fujian, China, 9 Agustus 2015.

Tim penyelamat berjalan di jalan yang terendam banjir di sebuah kota yang dilanda Topan Soudelor di Ningde, provinsi Fujian, China, 9 Agustus 2015.

Topan Soudelor menghantam pantai China tenggara hari Sabtu (8/8) menyebabkan satu juta lebih rumah tanpa listrik setelah menewaskan sekurangnya enam orang di Taiwan. Belum ada laporan korban di China daratan atau kerusakan bangunan.

Soudelor, yang kemudian diturunkan menjadi badai tropis menghantam kota Putian di China yang berpenduduk 450 ribu orang Sabtu malam. Laporan berita China mengatakan 158 ribu penduduk sebelumnya telah dievakuasi ketika badai menuju pantai itu dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Topan itu diperkirakan akan mengganggu layanan kereta api dan layanan udara di wilayah pantai itu.

Sabtu pagi badai itu melanda Taiwan dengan kecepatan angin maksimum sekitar 160 kilometer per jam, menyebabkan tiga juta rumah tanpa listrik dan jalan-jalan terhalang pohon-pohon yang tumbang. 300 lebih penerbangan internasional dan domestik dibatalkan.

Kantor berita resmi Taiwan mengatakan seorang ibu dan anak perempuannya berusia delapan tahun termasuk di antara korban tewas bersama anak kembar yang hilang setelah terseret ke laut di pantai timur Taiwan. Sekurangnya 60 orang dilaporkan cedera.

Tayangan gambar di televisi menunjukkan orang-orang terdampar di pinggiran sungai yang dilanda banjir dan tanah longsor melanda desa-desa di pegunungan. Beberapa daerah mengalami curah hujan sampai 1000 milimeter.
Awal minggu ini, para ahli prakiraan cuaca Pasifik mengatakan sejauh ini Soudelor merupakan topan terkuat di dunia tahun ini meskipun kemudian melemah.

XS
SM
MD
LG