Tautan-tautan Akses

Topan Haiyan Tiba di Vietnam, Melemah Jadi Badai Tropis


Daerah pesisir di provinsi Samar, Filipina bagian tengah, pasca hantaman topan Haiyan (11/11).

Daerah pesisir di provinsi Samar, Filipina bagian tengah, pasca hantaman topan Haiyan (11/11).

Sementara itu, delegasi bantuan militer perdana dari AS telah berangkat Senin dari Manila menuju daerah bencana di Tacloban.

Upaya menyampaikan bantuan ke daerah bencana topan Haiyan di Filipina dipersulit dengan banyaknya kerusakan infrastruktur. Sementara itu, Haiyan kini telah sampai di provinsi Quang Ninh, Vietnam dengan kekuatan yang telah berkurang dan berubah menjadi badai tropis.

Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya telah mengirim paket-paket bantuan dan personil mereka ke Filipina. Delegasi bantuan militer perdana dari AS terbang Senin dari Manila ke Tacloban.

Brigadir Marinir Jenderal Paul Kennedy mengatakan kepada wartawan di Filipina bahwa Amerika mengerahkan berbagai elemen untuk membantu di daerah bencana.

"Kedutaan (AS) meminta bantuan tidak hanya dari militer, tapi USAID (lembaga pembangunan internasional AS) juga di sini, berbagai organisasi bantuan internasional juga ada di sini. Tentu pihak militer punya kemampuan logistik yang tidak dimiliki pihak lainnya. Jadi Komando Pasifik Amerika Serikat telah memerintahkan Angkatan Marinir Pasifik untuk membawa piranti transportasi mereka," ujarnya.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, mengatakan sekelompok veteran militer AS akan diberangkatkan ke Filipina untuk membantu para warga di daerah bencana. Ia juga mengatakan pemerintah Amerika telah menyiapkan paket-paket bantuan makanan dan berbagai kebutuhan lainnya bagi para pengungsi.

Kelompok bantuan internasional Doctors Without Borders mengatakan lembaga tersebut telah mengirim puluhan personil medis dan pakar logistik beserta 300 ton perangkat medis dan bantuan lainnya ke pulau Cebu yang terletak dekat daerah bencana.

Lembaga tersebut dan berbagai perwakilan PBB di Manila mengantisipasi terbatasnya akses ke daerah-daerah yang menderita kerusakan parah selama beberapa hari ke depan.

Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan sedang berusaha mengirim 44 ton biskuit berkalori tinggi ke daerah bencana, cukup untuk memberi makan 120.000 orang untuk satu hari.

Sementara itu, PBB, Australia, Amerika dan sejumlah negara Asia Tenggara telah meluncurkan operasi bantuan ke Filipina tengah, empat hari setelah salah satu topan yang tercatat paling kuat memporak-porandakan sebagian besar wilayah itu.

Berbicara di New York hari Senin (11/11), Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyampaikan belasungkawa dan dukungan bagi rakyat Filipina. Ia mengatakan 10 juta orang terkena dampak Topan Haiyan, yang melanda kota pesisir Tacloban pada hari Jumat dan kemudian bergerak sebagai badai mematikan ke arah barat melalui lima provinsi lagi. Pihak berwenang mengatakan hampir 10.000 orang kemungkinan tewas.

Ban Ki-moon mengatakan ia berbicara dengan Presiden Filipina Benigno Aquino, dan mengatakan lembaga-lembaga bantuan makanan dan penyelamatan sudah memulai operasinya. Ia berbicara ketika militer Amerika dan pemerintah Australia mengerahkan bantuan persediaan dan petugas-petugas penyelamatannya ke Tacloban dan sekitarnya .

Foto-foto dan video yang beredar hari Senin menunjukkan ratusan orang kembali dari daerah perbukitan di sekitar Tacloban, mereka hanya menemukan gundukan puing-puing di mana rumah mereka sebelumnya tegak berdiri di kota yang berpenduduk 220.000 orang itu.

Reruntuhan bangunan terlihat di seluruh penjuru Tacloban, kota berpenduduk 220.000 orang, yang kini digenangi banjir setinggi 4 meter. Kota-kota lain di jalur Haiyan masih belum dapat dihubungi, dengan jalur-jalur komunikasi yang masih terputus.

Haiyan melanda pulau Leyte dari sebelah timur pada hari Jumat. Pada hari Minggu, Presiden Benigno Aquino menyatakan seluruh daerah tersebut sebagai daerah bencana.
XS
SM
MD
LG