Tautan-tautan Akses

Tokoh Hak Sipil AS: Isu Ras Kembali Membelah Amerika


Ruby Bridges (Foto: dok).
Ruby Bridges (Foto: dok).

Ruby Bridges (60) dalam wawancara dengan Associated Press mengatakan bahwa Amerika masa kini mirip sekali dengan ketika dia masih kecil, negara dengan sekolah yang tersegregasi dan ketegangan rasial.

Gambar seorang anak perempuan keturunan Afrika Amerika berusia enam tahun yang diantar ke sekolah oleh beberapa petugas US Marshals masih berbekas dalam benak banyak warga Amerika.

Ruby Bridges kini berusia 60 tahun dan pada hari Jumat (14/11), sekolahnya di New Orleans meresmikan patung dirinya, 54 tahun setelah dia melangkahkan kaki ke SD William Frantz, yang seluruh muridnya berkulit putih.

Bridges mengatakan dalam wawancara dengan Associated Press bahwa Amerika masa kini mirip sekali dengan ketika dia masih kecil, negara dengan sekolah yang tersegregasi dan ketegangan rasial. Bridges mengatakan, “kita seperti kembali ke tahun 60an.”

Dia merujuk pada peristiwa menegangkan di Ferguson, Missouri, dimana seorang polisi kulit putih menembak mati seorang pria Afrika Amerika yang tak bersenjata, komentar rasis dari pria kulit putih pemilik Asosiasi Basket Nasional (NBA) yang para pemainnya kebanyakan keturunan Afrika Amerika, dan kegagalan banyak sekolah Amerika untuk meragamkan para muridnya.

Dalam upacara di sekolah itu hari Jumat (14/11), Bridges dipertemukan dengan seorang guru berkulit putih yang mengajarnya dan satu-satunya petugas US Marshal yang masih hidup yang dulu mengantarnya ke sekolah.

Ibunya, yang berkeras menyekolahkannya di sekolah bagi warga kulit putih, juga hadir dalam reuni itu.

XS
SM
MD
LG