Tautan-tautan Akses

Jelang Idul Fitri, Warga Muslim Banjiri Toko Barang Bekas di Virginia


Berbelanja kebutuhan Idul Fitri tidak harus dilakukan di toko seperti ini. Toko barang bekas bisa menjadi alternatif bagi yang tidak berkantong tebal.

Berbelanja kebutuhan Idul Fitri tidak harus dilakukan di toko seperti ini. Toko barang bekas bisa menjadi alternatif bagi yang tidak berkantong tebal.

Toko ini dibanjiri sumbangan dan juga didatangi banyak warga kurang mampu yang membutuhkan barang-barang bekas menjelang Idul Fitri.

Mendapatkan pahala sebesar-besarnya di bulan suci Ramadhan merupakan hal yang paling dicari umat Muslim. Selain menjalankan ibadah puasa, umat Muslim umumnya berlomba-lomba memberikan sedekah kepada mereka yang membutuhkan. Sedekah tidak saja dalam bentuk uang tapi juga barang. Inilah yang coba dikelola organisasi nirlaba berbasis Islam bernama FAITH, yang akhirnya justru berkembang menjadi toko barang bekas yang paling dicari.

Sejak dibuka lima tahun lalu, toko barang bekas Muslim yang menyediakan barang bekas namun masih berkualitas di kawasan Herndon Virginia ini saat bulan Ramadhan selalu kebanjiran barang.

“Organisasi kami adalah organisasi pelayanan sosial, dimana tujuan utama kami adalah memanfaatkan uang zakat untuk diberikan kepada klien-klien kami. Ide di balik pendirian toko barang bekas Muslim ini adalah karena masih banyak orang miskin yang membutuhkan kita di dunia, termasuk di Amerika,” jelas Danuir Mirza.

Masih menurut Danuir Mirza, kebanyakan warga Muslim datang satu dua pekan sebelum lebaran tiba dengan membawa sumbangan barang mereka. Mengingat besarnya jumlah barang yang datang, pengelola toko sampai harus mencari sukarelawan tambahan untuk membantu mereka. Terlebih karena selama ini para kasir hingga penjaga toko yang bertugas juga merupakan para sukarelawan yang bekerja sesuai kemampuan dan waktu luang mereka.

Remaja Muslim Amerika juga giat menyumbang bagi warga kurang mampu, seperti mengumpulkan bahan makanan dan barang bekas untuk disumbangkan.

Remaja Muslim Amerika juga giat menyumbang bagi warga kurang mampu, seperti mengumpulkan bahan makanan dan barang bekas untuk disumbangkan.

“Saat ini kami juga menyebarkan brosur tentang toko kami, untuk menyebarluaskan informasi. Kami akan bekerja sebisa mungkin untuk membantu mereka yang membutuhkan,” kata Miriam.

Yang pasti para pelanggan yang kebanyakan warga imigran dengan penghasilan pas-pas-an, tak segan-segan meluangkan waktu mereka untuk mencari barang yang dibutuhkan. Mereka bahkan tahu persis untuk datang satu atau dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri, saat lebih banyak barang sumbangan datang.

“Biasanya saya datang tiap enam bulan sekali. Tapi selama bulan Ramadhan, saya biasanya datang setiap hari Sabtu,” ungkap Luciella, seorang pelangan Faith.

Berbagi merupakan salah satu ajaran yang paling sederhana dari Islam. Bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk melaksanakannya.

XS
SM
MD
LG