Tautan-tautan Akses

Tiongkok Siap Jawab AS soal Kebijakan Mata Uangnya


AS menuduh Tiongkok mengontrol nilai Yuan hingga 40 persen di bawah nilai yang wajar di pasaran.

AS menuduh Tiongkok mengontrol nilai Yuan hingga 40 persen di bawah nilai yang wajar di pasaran.

AS menuduh Yuan sengaja direndahkan nilainya sampai 40 persen guna membuat barang buatan Tiongkok lebih murah di pasar global.

Tiongkok mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan komunikasi dengan Amerika Serikat mengenai mata-uangnya dalam pembicaraan tingkat tinggi pekan depan di Washington.

Wakil Menteri Keuangan Zhu Guangyao mengatakan kepada wartawan di Beijing hari Jumat bahwa kedua pihak mempunyai pandangan yang berbeda mengenai pengendalian ketat mata uang Tiongkok, Yuan, yang telah menimbulkan ketegangan antara kedua raksasa ekonomi itu.

Para anggota Kongres dan sektor manufaktur Amerika mengatakan mata uang itu sengaja direndahkan nilainya sampai sebanyak 40 persen, yang membuat barang buatan Tiongkok lebih murah di pasar global.

Menteri keuangan Amerika Timothy Geithner mengakui sebelumnya pekan ini bahwa yuan telah naik kira-kira 5 persen terhadap dolar Amerika sejak bulan Juni tahun lalu, tetapi menghendaki Tiongkok untuk membiarkan kurs mata uangnya menyesuaikan nilai dengan laju yang lebih cepat.

Zhu mengatakan masalah mata uang Tiongkok adalah soal kedaulatan.

Yuan akan menjadi salah satu topik yang akan dibicarakan dalam Dialog Strategi dan Ekonomi Amerika-Tiongkok, yang akan dijamu oleh Geithner dan Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton.

XS
SM
MD
LG