Tautan-tautan Akses

Tiongkok Selidiki Kasus Impor Polysilicon dari AS


Danielle Merfeld, pemimpin penelitian riset panel surya General Electric Global, memegang contoh polysilicon di Niskayuna, New York (Foto: dok). Pemerintah Tiongkok akan memulai penyelidikan atas impor polysilicon dari AS dan Korea Selatan.

Danielle Merfeld, pemimpin penelitian riset panel surya General Electric Global, memegang contoh polysilicon di Niskayuna, New York (Foto: dok). Pemerintah Tiongkok akan memulai penyelidikan atas impor polysilicon dari AS dan Korea Selatan.

Tiongkok akan memulai penyelidikan terhadap impor polysilicon dari Amerika dan Korea Selatan.

Kementerian Perdagangan Tiongkok mengumumkan hari Jumat bahwa mereka akan menyelidiki apakah Amerika dan Korea Selatan menjual jenis polysilicon yang digunakan untuk membuat baterai surya dengan harga yang terlalu rendah di Tiongkok. Polysilicon adalah bahan yang digunakan untuk membuat produk panel energi surya.

Dalam pernyataan lain, kementerian itu mengatakan pihaknya akan menyelidiki subsidi negara Amerika untuk sektor itu, termasuk pembebasan pajak, lahan yang gratis, dan penggunaan dana pemerintah untuk latihan pekerjaan.

Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah Washington mengenakan bea impor atas peralatan surya dari Tiongkok bulan Mei atas tuduhan dumping. Beijing mengatakan kebijakan mereka ditujukan untuk memproteksi produk Tiongkok.
XS
SM
MD
LG