Tautan-tautan Akses

Tiongkok Selamatkan 89 Anak dari Perdagangan Manusia


Kebijakan satu anak di Tiongkok telah mendorong permintaan akan bayi laki-laki dan menyuburkan perdagangan manusia. (Foto: Dok)

Kebijakan satu anak di Tiongkok telah mendorong permintaan akan bayi laki-laki dan menyuburkan perdagangan manusia. (Foto: Dok)

Operasi pemerintah Tiongkok telah menyelamatkan 89 anak-anak dan menangkap 355 tersangka perdagangan manusia.

Pihak berwenang Tiongkok mengatakan mereka telah menyelamatkan 89 anak dan menangkap 355 tersangka dalam sebuah operasi penumpasan beberapa jaringan perdagangan manusia.

Media pemerintah mengatakan operasi tersebut dimulai 18 Desember lalu di beberapa provinsi, termasuk di Guangdong dan Sichuan. Anak-anak tersebut kini dirawat oleh pemerintah sementara pihak berwenang berupaya mencari lokasi orang tua mereka.

Pasar gelap perdagangan anak dan perempuan di Tiongkok cukup marak. Para analis mengatakan kebijakan satu anak yang ketat telah membantu menciptakan permintaan yang dimanfaatkan oleh jaringan perdagangan manusia, umumnya melibatkan para pembeli yang bersedia membayar harga mahal bagi bayi laki-laki, juga bagi anak perempuan dan perempuan dewasa untuk dijadikan mempelai perempuan.

Pemerintah Tiongkok telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini, termasuk memperketat aturan-aturan adopsi dan memulai penumpasan atas jaringan perdagangan anak.

Angka-angka statistik yang dipublikasikan oleh kantor berita Xinhua menunjukkan bahwa pada 2011, pihak berwenang telah mematahkan lebih dari 3.000 jaringan perdagangan, menyelamatkan 8.660 anak dan lebih dari 15.000 perempuan.
XS
SM
MD
LG