Tautan-tautan Akses

Tiongkok Lantik Pemimpin Baru Hong Kong


Leung Chun-ying (kiri) diambil sumpahnya sebagai pemimpin baru Hong Kok di depan Presiden Hu Jintao di Hong Kong, bertepatan dengan perayaan 15 tahun penyerahan wilayah Hongkong dari Inggris ke Pemerintah Tiongkok (1/7).

Leung Chun-ying (kiri) diambil sumpahnya sebagai pemimpin baru Hong Kok di depan Presiden Hu Jintao di Hong Kong, bertepatan dengan perayaan 15 tahun penyerahan wilayah Hongkong dari Inggris ke Pemerintah Tiongkok (1/7).

Presiden Tiongkok Hu Jintao melantik Leung Chun Ying, tepat 15 tahun setelah Inggris menyerahkan wilayah itu kepada pemerintah Tiongkok.

Tiongkok telah melantik pemimpin baru Hong Kong untuk memimpin rakyat di wilayah dengan jumlah penduduk sekitar tujuh juta orang tersebut.

Petugas keamanan melakukan penjagaan ketat saat Presiden Tiongkok Hu Jintao melantik Leung Chun Ying, bersamaan dengan peringatan 15 tahun penyerahan wilayah Hongkong dari Inggris kepada pemerintah Tiongkok.

Pemimpin baru Hong Kong Leung Chun-ying dan istrinya Regina melambaikan tangan dalam upacara peringatan 15 tahun penyerahan wilayah Hong Kong dari Inggris ke Pemerintah Tiongkok, sesuai diambil sumpahnya oleh Presiden Hu Jintao (1/7).

Pemimpin baru Hong Kong Leung Chun-ying dan istrinya Regina melambaikan tangan dalam upacara peringatan 15 tahun penyerahan wilayah Hong Kong dari Inggris ke Pemerintah Tiongkok, sesuai diambil sumpahnya oleh Presiden Hu Jintao (1/7).

Leung, seorang konsultan properti yang kaya, mengambil alih posisi tersebut dari pemimpin sebelumnya, Donald Tsang. Terpilihnya Leung telah menimbulkan protes dari mereka yang menilainya terlalu dekat dengan Beijing.

Puluhan ribu penduduk Hong Kong diduga akan turun ke jalan-jalan dalam rapat umum tahunan tanggal 1 Juli menuntut kemerdekaan yang lebih besar dari Tiongkok dan menentang kesenjangan yang semakin besar antara golongan kaya dan miskin.

Seorang pengunjuk rasa berdiri dan mengganggu Presiden Hu ketika sedang berpidato dalam upacara tersebut. Demonstran tersebut menuntut diakhirinya kekuasaan satu partai dan kediktatoran di Tiongkok, sebelum akhirnya disingkirkan oleh penjaga keamanan.
XS
SM
MD
LG