Tautan-tautan Akses

Tim AS Berjuang Meraih Prestasi dan Simpati di Dalam Negeri

  • Budi Setiawan

Pemain Australia Vincenzo Grella (kiri) dan bintang tim Amerika, Landon Donovan (kanan) berebut bola dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia di Roodenpoort, Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu, 5 Juni 2010. Tim Amerika mengalahkan Australia 3-1.

Pemain Australia Vincenzo Grella (kiri) dan bintang tim Amerika, Landon Donovan (kanan) berebut bola dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia di Roodenpoort, Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu, 5 Juni 2010. Tim Amerika mengalahkan Australia 3-1.

Tim kesebelasan Amerika terus menggalang prestasi di tengah masyarakat yang lebih menggandrungi basket, football dan baseball, melalui keikutsertaannya di Piala Dunia 2010.

Sampai saat ini, sepakbola dianggap sebagai olahraga kelas dua di Amerika. Namun demikian, sepakbola makin populer, mengekor popularitas baseball, American football, basket dan hoki es.

Meskipun faktor semakin banyaknya imigran di AS dari Amerika Latin jelas memberi pengaruh, namun perjuangan kesebelasan Amerika dalam berbagai ajang, terutama Piala Dunia, juga membantu mendongkrak popularitas olahraga ini.

Sejauh ini, Amerika sudah sembilan kali tampil di ajang Piala Dunia. Prestasi terbaiknya adalah menjadi semifinalis Piala Dunia Pertama tahun 1930 di Uruguay. Saat itu, langkah Amerika menuju final diganjal oleh Argentina dengan skor telak 6-1.

Namun setelah itu, prestasi sepakbola Amerika terpuruk.

Pendukung Amerika siap mendukung tim mereka di Afrika Selatan.

Pendukung Amerika siap mendukung tim mereka di Afrika Selatan.

Kebangkitan sepakbola Amerika boleh dibilang baru terjadi pada tahun 1994, saat Amerika menjadi tuan rumah Piala Dunia. Meskipun tersisih di babak penyisihan kedua oleh Brazil, tapi Piala Dunia 1994 mencatat sejumlah prestasi. Di antaranya, Piala Dunia di Amerika mencatat rekor penonton paling banyak sepanjang sejarah turnamen tersebut yakni 3,5 juta penonton.

Sejak saat itu, publik Amerika mulai melirik sepakbola. Makin banyak tim yang bertanding di Liga Utama Amerika (MLS). Sementara itu, prestasi tim kesebelasan Amerika yang paling membanggakan adalah ketika menjadi finalis Piala Konfederasi 2009 setelah mengalahkan Spanyol. Brazil sampai kewalahan melayani gempuran tim Amerika dan akhirnya meraih gelar dengan skor tipis 3-2.

Dengan penampilan terbaik ini, pelatih tim nasional Amerika Bob Bradley yakin 23 pemain bisa mencetak prestasi terbaik di Piala Dunia 2010.

"Kami mempunyai pemain yang pernah bertanding di Piala Dunia dan akan menjadi pemimpin lapangan yang baik. Beberapa pemain muda telah berperan penting dalam babak pra kualifikasi dan beberapa pemain baru yang bergabung kemudian namun sangat antusias. Saya rasa tim Amerika mempunyai karakter yang kuat dan inilah kekuatan kami," ujar Bradley.

Pendukung Amerika siap mendukung tim mereka di Afrika Selatan.

Pendukung Amerika siap mendukung tim mereka di Afrika Selatan.

Tim Nasional Amerika di Piala Dunia diperkuat oleh pemain tengah Landon Donovan, De Marcus Beasley dan pemain belakang Steve Cherundolo yang semuanya adalah pencetak gol terbanyak untuk klub mereka. Ketiganya sudah tiga kali bertanding dalam Piala Dunia. Pemain baru yang diharapkan bersinar adalah striker Edson Budley, pencetak gol terbanyak dalam Liga Utama Amerika.

Meski nama-nama mereka tidak sepopuler Tiger Wood atau bintang baseball dan football, namun ada petunjuk jelas antusiasme orang Amerika terhadap sepakbola bola makin tinggi. Pertandingan pemanasan Piala Dunia antara Amerika dan Turki yang berakhir dengan kemenangan tim Amerika 2-1 di Philadelphia disaksikan sekitar 55.000 orang. Liputan media juga meningkat, kata petugas Humas Tim Nasional Amerika Michael Kammarman.

"Banyak wartawan dari berbagai daerah yang meliput latihan ini, dari televisi, radio dan media cetak. Kami diliput oleh media internasional dari berbagai bahasa. Jadi sudah jelas fokus mereka adalah pada tim ini dan dari kaca mata media, kegairahan akan Piala Dunia 2010 lebih besar dibandingkan sebelumnya,"

Presiden Barack Obama meminta rakyat Amerika mendukung dan memberi semangat tim sepakbola mereka agar meraih prestasi terbaik di Piala Dunia 2010. Nampaknya dukungan itu akan jelas terlihat pada berbagai acara nonton bareng di Amerika. Di Washington DC, layar lebar sudah disiapkan di Dupont Circle. Para pendukung tim Amerika berharap kesebelasan kesayangan mereka mampu mengalahkan Inggris dalam pertandingan perdana mereka di grup C, Sabtu 12 Juni, siang hari waktu Amerika.

XS
SM
MD
LG