Tautan-tautan Akses

3 Wartawan al-Jazeera Dianugerahi Hadiah Kebebasan Pers


Tiga jurnalis Al-Jazeera, dari kiri ke kanan: Baher Mohamed,Mohammed Fahmy dan Peter Greste dalam sidang di Kairo, Mesir. (Foto: Dok)

Tiga jurnalis Al-Jazeera, dari kiri ke kanan: Baher Mohamed,Mohammed Fahmy dan Peter Greste dalam sidang di Kairo, Mesir. (Foto: Dok)

Mereka diberi hadiah sebagai pengakuan atas pembelaan kebenaran dan kebebasan mengutarakan pendapat ketika menghadapi intimidasi dan ancaman pemenjaraan.

Sebuah organisasi wartawan dunia hari Selasa (6/10) menganugerahkan hadiah kebebasan berbicara kepada tiga wartawan televisi al-Jazeera yang dipenjarakan di Mesir.

Klub Perhimpunan Pers Internasional mengatakan mereka memberi anugerah tahunan itu kepada Mohamed Fahmy, Peter Greste dan Baher Mohamed. Perhimpunan itu mengatakan “mereka diberi hadiah sebagai pengakuan atas pembelaan kebenaran dan kebebasan mengutarakan pendapat ketika menghadapi intimidasi dan ancaman pemenjaraan.”

Ketiganya ditangkap tahun 2013 dan dijatuhi hukuman penjara yang lama, atas tuduhan menyebarkan berita palsu yang mendukung organisasi Ikhwanul Muslim yang terlarang.

Greste dibebaskan sebelumnya tahun ini dan dideportasi dari Mesir ke negaranya Australia. Fahmy dan Mohamed diampuni oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi bulan lalu, tetapi Greste masih belum diampuni.

Ketiganya terus meminta kepada pihak berwenang Mesir agar menjamin kebebasan pers. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG