Tautan-tautan Akses

3 Ditemukan Masih Hidup Diantara Reruntuhan Gempa Ekuador


Kerusakan dan puing-puing akibat gempa di Manta, Ekuador (17/4). (Reuters/Guillermo Granja)

Kerusakan dan puing-puing akibat gempa di Manta, Ekuador (17/4). (Reuters/Guillermo Granja)

Penyelamatan ini memberi warga Ekuador harapan akan ada lagi orang-orang hilang yang ditemukan, meskipun jumlah korban tewas dari gempa itu melonjak mencapai 350.

Tim penyelamat di Ekuador hari Senin (18/4) berhasil mengeluarkan tiga orang yang masih hidup dari reruntuhan sebuah pusat perbelanjaan, 32 jam setelah gempa kuat menghantam Sabtu lalu.

Berita televisi dari penyelamatan dramatis di kota pelabuhan Manta itu memberi warga Ekuador harapan bahwa akan ada lagi orang-orang hilang yang ditemukan, meskipun jumlah korban tewas dari gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter itu melonjak mencapai 350.

Gempa ini merupakan bencana alam terburuk untuk Ekuador dalam setengah abad terakhir, membuat lebih dari 2.500 orang terluka dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Kota Manta dan Portoviejo, serta kota turis Pedernales paling parah kerusakannya, meskipun seluruh negara terkena.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby mengatakan, Washington telah menawarkan bantuan dan siap untuk bekerjasama dengan pemerintah Ekuador untuk mengerahkan bantuan.

Presiden Rafael Correa, yang memperpendak lawatannya ke Italia untuk memimpin usaha bantuan, berkunjung ke daerah bencana Minggu. Ia mengatakan bahwa jumlah korban tewas “pasti akan naik” sementara petugas penyelamat meneruskan pencarian diantara reruntuhan bangunan. [jm]

XS
SM
MD
LG