Tautan-tautan Akses

3 Aktivis Papua Terobos Konsulat Australia di Bali


PM Australia setibanya di Bandara Ngurah Rai, Bali untuk menghadiri KTT APEC, 6 Oktober 2013. (AP Photo/Firdia Lisnawati). Tiga aktivis Papua Barat menembus pengamanan dan masuk ke konsulat Australia di Denpasar, Bali, Minggu pagi (6/10).

PM Australia setibanya di Bandara Ngurah Rai, Bali untuk menghadiri KTT APEC, 6 Oktober 2013. (AP Photo/Firdia Lisnawati). Tiga aktivis Papua Barat menembus pengamanan dan masuk ke konsulat Australia di Denpasar, Bali, Minggu pagi (6/10).

Tiga aktivis Papua Barat menembus pengamanan dan masuk ke konsulat Australia di Denpasar, Bali, Minggu pagi (6/10).

Tiga orang aktivis Papua Barat masuk ke konsulat Australia di Denpasar, Bali, Minggu pagi (6/10) dan menyerahkan sepucuk surat yang berisi seruan kepada para pemimpin dunia yang menghadiri KTT APEC menekan Indonesia agar membebaskan para tahanan politik.

Dalam surat tersebut, ketiga aktivis tersebut meminta agar PM Australia Tony Abbot, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, dan PM Jepang Shinzo Abe serta para pemimpin lain menekan Indonesia agar membebaskan 55 orang yang ditahan karena berbicara mengenai keyakinan politik dan hak asasi mereka.

Surat itu juga menyerukan agar wartawan, diplomat, pengamat, dan wisatawan asing diizinkan berkunjung dan melakukan peliputan berita di Papua Barat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan ketiga orang kemudian meninggalkan konsulat Australia sebelum pukul tujuh pagi.

Organisasi mahasiswa Papua Barat mengatakan, ketiga aktivis masuk ke kompleks konsulat dengan memanjat pagar.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG