Tautan-tautan Akses

Studi: Tidur Siang Tingkatkan Daya Ingat Anak Prasekolah

  • Jessica Berman

Anak-anak yang tidur siang ingat 100 persen materi yang dipelajarinya pada pagi hari, sementara yang tidak tidur siang lupa 15 persen dari informasi tersebut. (Foto: Ilustrasi)

Anak-anak yang tidur siang ingat 100 persen materi yang dipelajarinya pada pagi hari, sementara yang tidak tidur siang lupa 15 persen dari informasi tersebut. (Foto: Ilustrasi)

Sebuah studi menemukan bahwa anak-anak prasekolah yang teratur tidur siang memiliki daya ingat yang lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan yang lainnya.

Sebuah studi baru menemukan bahwa anak-anak prasekolah yang teratur tidur siang memiliki daya ingat yang lebih baik secara signifikan dibandingkan mereka yang tidak beristirahat. Penemuan ini memperlihatkan bahwa tidur siang merupakan alat pengajaran yang penting.

Di sebagian besar wilayah dunia, anak-anak kecil yang mengikuti program prasekolah secara rutin tidur siang sebagai bagian dari hari mereka. Namun di balik kepercayaan mengenai pentingnya tidur siang bagi anak-anak, belum pernah ada bukti ilmiah mengenai manfaatnya sejauh ini.

Sekarang, para peneliti dari University of Massachusetts Amherst menemukan bahwa tidur siang meningkatkan daya ingat anak-anak.

Para periset tidur mengamati 40 anak-anak yang berusia antara tiga dan lima tahun dari enam lembaga pendidikan anak usia dini. Mereka mengajarkan anak-anak tersebut sebuah permainan memori yang termasuk mempelajari tata letak gambar-gambar yang berbeda dalam suatu kotak.

Siangnya, setengah dari anak-anak itu tidur siang selama 77 menit sementara yang lainnya tetap bangun. Setelah bangun tidur, anak-anak kemudian diminta untuk mengingat lokasi-lokasi gambar tersebut.

"Jika anak tidak tidur siang, mereka lupa 15 persen dari informasi yang dipelajarinya di pagi hari. Sementara jika mereka tidur siang, mereka ingat 100 persen dari yang dipelajari sebelumnya," ujar Rebeccca Spencer, seorang profesor psikologi yang memimpin studi tersebut.

Untuk meyakinkan bahwa anak-anak yang tidak tidur siang bukanlah tidak memperhatikan atau tidak memiliki motivasi, para peneliti menguji anak-anak itu esoknya dan mendapat hasil yang sama.

Spencer mengatakan penemuan studinya menunjukkan bahwa tidur siang itu seharusnya didorong bagi anak-anak prasekolah.

"Penting untuk disadari bahwa tidur siang itu membantu mencapai tujuan akademis prasekolah," ujarnya.

Spencer mengatakan tidur siang memainkan peranan penting dalam mengkonsolidasi memori dan meningkatkan pembelajaran anak-anak.

Artikel mengenai pentingnya tidur siang bagi anak-anak prasekolah ini diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
XS
SM
MD
LG