Tautan-tautan Akses

Thailand Dakwa 72 Orang dalam Kasus Penyelundupan Manusia


Seorang penyelidik di Departemen Penyelidikan Khusus Thailand menginterogasi seorang tersangka anggota jaringan penyelundupan manusiag, Samruay Chatkrod, kiri, di Bangkok, Thailand, Selasa (1/7).

Seorang penyelidik di Departemen Penyelidikan Khusus Thailand menginterogasi seorang tersangka anggota jaringan penyelundupan manusiag, Samruay Chatkrod, kiri, di Bangkok, Thailand, Selasa (1/7).

Jaksa Thailand mengatakan akan mendakwa 72 orang termasuk pejabat pemerintah dan seorang pejabat militer atas tuduhan terlibat dalam jaringan perdagangan manusia yang memicu krisis migran di Asia Tenggara.

Menurut Jaksa Agung Thailand, para tersangka telah ditahan dan akan dikenai 16 tuduhan termasuk perdagangan manusia dan keterlibatan dalam jaringan kejahatan antar negara.

"Kita tidak akan membiarkan orang-orang berpengaruh lolos dari hukum," kata juru bicara kejaksaan Wanchai Roujanavong dalam konferensi pers di Bangkok hari Jumat.

Pejabat tertinggi Thailand yang terlibat dalam jaringan besar perdagangan manusia itu adalah Letjen Manas Khongpaen, seorang jenderal bintang tiga yang disebut-sebut berperan penting dalam operasi tersebut.

Wanchai mengatakan belasan pejabat Thailand lainnya telah ditangkap. Ia mengatakan polisi juga mengeluarkan perintah penangkapan bagi puluhan tersangka lain termasuk beberapa yang melarikan diri ke luar negeri.

Jaringan itu menyelundupkan migran dari Myanmar dan Bangladesh lewat provinsi-provinsi di Thailand selatan dimana puluhan mayat ditemukan bulan Mei lalu di kamp-kamp di tengah hutan yang ditinggalkan.

Letjen Manas Kongpan (tengah) diapit polisi saat menyerahkan diri di mabes kepolisian di Bangkok (3/6)

Letjen Manas Kongpan (tengah) diapit polisi saat menyerahkan diri di mabes kepolisian di Bangkok (3/6)

XS
SM
MD
LG