Tautan-tautan Akses

Thailand Berharap Sektor Pariwisata Segera Pulih


Suasana di reruntuhan ibukota kuno Ayutthaya, Thailand, 25 Desember 2015 (Foto: dok). Thailand berharap sektor pariwisatanya segera pulih, pasca serangan di sejumlah lokasi wisata di Thailand Selatan.

Suasana di reruntuhan ibukota kuno Ayutthaya, Thailand, 25 Desember 2015 (Foto: dok). Thailand berharap sektor pariwisatanya segera pulih, pasca serangan di sejumlah lokasi wisata di Thailand Selatan.

Serangan di beberapa provinsi di bagian selatan negara yang sangat bergantung pada pariwisata itu, kemungkinan akan menurunkan jumlah pengunjung hingga 365 ribu orang dan mengakibatkan kehilangan pemasukan sebesar 170 juta dolar.

Sepekan setelah sejumlah serangan di sejumlah lokasi wisata di Thailand Selatan mengakibatkan lebih dari 30 orang tewas dan terluka, termasuk turis asing, industri pariwisata negara itu berharap bisa segera pulih. Namun, para analis mengatakan, serangan lebih lanjut kemungkinan bisa menimbulkan dampak lebih parah terhadap industri yang dianggap tulang punggung ekonomi negara itu.

Sejumlah ekonom di Universitas Kamar Dagang Thailand mengatakan, serangan di beberapa provinsi di bagian selatan negara yang sangat bergantung pada pariwisata itu, kemungkinan akan menurunkan jumlah pengunjung hingga 365 ribu orang dan mengakibatkan kehilangan pemasukan sebesar 170 juta dolar.

Serangan baru-baru ini di Thailand bagian selatan melanda sejumlah kawasan resor pantai, termasuk Hua Hin, di mana keluarga kerajaan Thailand memiliki sebuah rumah pantai. Serangan-serangan bom dan pembakaran juga terjadi di Surat Thani, Phuket, Phangna, Trang, Chumphon dan Nakhon Si Thammarat.

Dewan Perjalanan dan Wisata Dunia mengatakan, industri wisata Thailand menghasilkan 72 triliun dolar setiap tahunnya, dan memperkerjakan secara langsung atau tidak langsung lima juta warganya, atau sekitar 14 persen total tenaga kerja.

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Thailand diramalkan melampaui 33 juta pada tahun 2016, dengan 30 persen di antara mereka berasal dari China. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG