Tautan-tautan Akses

Tersangka Teror di London, Inggris Dikenal Polisi


Tim forensik polisi Inggris memeriksa barang bukti di Woolwich, London selatan sehari setelah serangan atas seorang tentara Inggris (23/5).

Tim forensik polisi Inggris memeriksa barang bukti di Woolwich, London selatan sehari setelah serangan atas seorang tentara Inggris (23/5).

Seorang tentara Inggris ditabrak mobil dan kemudian dibantai hingga tewas oleh tersangka teroris Rabu sore (22/5), dekat sebuah barak militer di London Selatan.

Seorang pejabat senior Inggris mengatakan, kedua pria yang ditahan karena melakukan serangan maut dengan senjata tajam di sebuah jalan di London telah diidentifikasi sebelumnya oleh tim-tim keamanan yang menyelidiki orang-orang yang berpotensi sebagai teroris.

Korban serangan itu, seorang tentara Inggris, tewas di lokasi kejadian. Kedua tersangka ditembak dan terluka. Para pejabat senior yang berbicara, Kamis, dengan syarat nama mereka tidak diungkapkan, mengatakan, mereka tidak dapat memberikan rincian informasi lain karena khawatir dapat mengganggu proses hukum.

PM David Cameron memimpin sebuah rapat darurat dengan para penasehat keamanan tingkat tinggi sebelumnya hari itu.

Tentara itu ditabrak mobil dan kemudian dibantai hingga tewas, Rabu sore, dekat sebuah barak militer di London Selatan.

Media Inggris melaporkan bahwa kedua pria itu warga negara Inggris yang berpindah ke agama Islam setelah dibesarkan sebagai penganut Kristen oleh keluarga imigran Afrika mereka.

Para pejabat pemerintah menolak mengukuhkan rincian itu, tapi mengatakan, salah seorang penyerang itu meneriakkan kata "Allahu akbar" – sementara tentara terbaring sekarat di dekatnya.

Cameron mengatakan, pembunuhan itu merupakan serangan mengerikan terhadap Inggris dan pengingkaran terhadap Islam.

Cameron juga mengatakan Inggris bertekad menentang ekstrimisme dan teror kekerasan.

Kedua tersangka kini berada dalam penjagaan di rumah sakit penjara.
XS
SM
MD
LG