Tautan-tautan Akses

Tersangka Penikaman Polisi di Dekat Paris, Dituntut Pasal Terorisme


Jaksa Paris, Francois Molins memberikan keterangan kepada media (foto: dok).

Jaksa Paris, Francois Molins memberikan keterangan kepada media (foto: dok).

Jaksa Perancis hari Selasa (14/6) mengatakan tersangka penikaman seorang polisi di dekat Paris akan dituntut ke pengadilan dengan pasal terorisme.

Pejabat Perancis mengatakan tersangka penikaman seorang polisi Perancis dan pasangannya adalah salah seorang dari delapan laki-laki yang didakwa tahun 2013 karena merekrut sekelompok orang yang berniat melakukan aksi teror.

Jaksa Paris Francois Molins hari Selasa (14/6) menyampaikan hal ini beberapa jam setelah seorang komandan polisi dan pasangannya tewas di rumahnya di bagian barat Paris. Pihak berwenang mengatakan pasangan komandan itu dalam konfrontasi yang berakhir ketika satu tim polisi elit menyerbu rumah itu dan menewaskan penyerang yang berusia 25 tahun itu.

Kelompok teror ISIS telah mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu.

Molins mengidentifikasi penyerang sebagai Larossi Abballa, dan mengatakan ketika ditangkap tahun 2011, tersangka berencana pergi ke Pakistan untuk mengikuti pelatihan teroris.

Dalam sidang tahun 2013, Abballa dijatuhi vonis tiga tahun penjara, termasuk enam bulan penjara yang sudah dijalani sebelumnya. Molins mengatakan hingga Desember 2015 Abballa masih berada dalam pemantauan polisi.

Molins menambahkan Abballa memiliki daftar target lain, termasuk seniman, wartawan, polisi dan pejabat-pejabat publik. Jaksa itu mengatakan tersangka itu menanggapi seruan ISIS untuk “membunuh orang kafir dan keluarga mereka di mana mereka berada”. [em]

XS
SM
MD
LG